IMG-20200914-WA0018

JAKARTA – Ketua DPD RI yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI,  Oesman Sapta Odang atau yang biasa akrab disapa OSO, hari ini Kamis (3/5/2018) telah menaytukan dua kubu yang berserteru dalam kepemimpinan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), yang mengalami konflik perpecahan internal.

“Hari ini adalah hari kebangkitan pemuda, semua organisasi kepemudaan hadir dengan satu tujuan. Ingin membantu bangsa ini lebih maju kedepan, bahkan dua pengurus KNPI yang berseteru juga hadir,” ujar Oso usai membuka Sosialisasi 4 Pilar MPR di Gedung Nusantara V, Senayan Jakarta.Kedatangan dua kubu pengurus KNPI ini kata OSO, murni kesadaran dan tanpa paksaan siapapun. “Dua kubu ini datang atas kesadaran masing-masing. Persatuan itu paling utama, ingat, Pemuda itu tulangpunggung dari bangsa ini. Dalam kongres KNPI di Aceh nanti saya berharap berjalan sesuai prosedur, aman, dan tak ada konflik lagi,” tukasnya.

“Jadi pertemuan mereka hari ini, pertanda mereka serius ingin bersatu,” timpalnya

Pada Prinsipnya kata Oso, kedua kubu memiliki keinginan yang sama dalam memajukan organisasi. Untuk itulah, ia mengimbau agar kedua kubu bisa bersatu dan bergandengan tangan kembali.”Prinsipknya kan sama, visinya juga sama, mereka juga ingin berbakti kepada bangsa ini. Jadi jangan malah dijadikan sumber perpecahan. Tapi harusnya menjadi sumber kekuatan,” tandasnya.

Ormas Kepemudaan khusunsya KNPI kata dia, harus memberikan tauladan kepada kaum muda lainnya. Perbedaan pandangan jangan dijadikan alas an untuk saling serang.

“Terlebih lagi ini mau Pemilu, Pilkada, Pilpres, jadi kemanan, kenyamanan serta suksesnya pesta demorasi itu ya tergantung juga dengan pemuda,” tuturnya.Untuk itu kata Senator asal Kalbar ini, Pemuda dan seluruh elemen bangsa harus digandeng dan dan diberi motivasi ikut dalam membangun bangsa.”Jadi sudahilah jangan lagi mau diadu domba, pro dan kontra itu sudah biasa. Jangan dipolitisir lagi. Tapi yang terlebih penting saat ini adalah, bagaimana para pemuda itu bisa bangkit dan berkontirbusi bagi bangsa dan Negara,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here