PEDULI : Bupati Tetty Paruntu tengah menggenakkan masker kepada seorang Ibu warga Kotmen
IMG-20200914-WA0018

SorotanNews–Erupsi gunung Merapi Soputan pada Rabu (3/9) kemarin rupanya sudah masuk level siaga III.

Status siaga itu berdasarkan Surat Badan Geologi Kementerian Energi dan SDM Republik Indonesia Nomor 2553/45/BGL V/2018.

Nah, menindaklanjuti akan hal itu, Bupati Minahasa Selatan Christiani Eugenia Paruntu berpesan kepada segenap warga Minsel. Utamanya mereka yang berdomisili persis di kaki Gunung Soputan agar memerhatikan hal-hal demikian :

Pertama, Masyarakat agar tidak melaksanakan aktivitas apapun (termasuk Aktivitas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, dll) di seluruh area di dalam radius 6 km dari puncak Gunung Soputan dan di dalam area perluasan sektoral ke arah Barat-Baratdaya sejauh 6,5 km dari puncak yang merupakan daerah bukaan kawah untuk menghindari potensi ancaman guguran lava maupun awan panas.

Kedua, Masyarakat di sekitar Gunung Soputan dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Ketiga, Masyarakat agar mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah terjadinya erupsi yaitu dimana material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti Sungai Ranowangko.

Keempat, Masyarakat di sekitar G. Soputan diharapkan agar tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu letusan G. Soputan, namun selalu SIAGA terhadap berbagai Potensi Bencana yang dapat terjadi sambil terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar Aktivitas Vulkanik & Erupsi Gunung Soputan segera berakhir & kembali normal.

Kelima, Pemerintah Daerah akan menyalurkan bantuan masker yang akan dibagikan di Desa Maliku Kecamatan Amurang Timur dan sekitarnya.

Selanjutnya pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulknologi dan Nitigasi Bencana Geologi dan BNPB tentang Aktivitas Gunung Soputan. Untuk bantuan penanganan dan informasi lebih lengkap agar kiranya dapat menghubungi Pemerintah Desa/Kecamatan setempat atau langsung ke BNPB Kabupaten Minahasa Selatan CP 081244577587; 085256094907.

Demikian himbauan ini disampaikan untuk menjadi perhatian kita bersama.
Terima kasih. (glas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here