IMG-20200914-WA0018

Manado, sorotannews–Pemerintah propinsi Sulawesi Utara bersama 15 kabupaten/kota diminta untuk memberikan dana talangan di tengah anjloknya harga kopra yang dampaknya kian ‘mencekik’ para petani.

Harapan itu disampaikan senator DPD RI dapil Sulawesi Utara Stavenus Ban Liow, saat menggelar diskusi terbatas dengan pengurus PWI Minahasa Selatan bersama pers biro Minsel, Rabu kemarin di bilangan rukop 54 Amurang.

Menurut mantan ketua P/KB GMIM itu langkah semacam ini penting untuk diambil sebagai kebijakan menyelamatkan nasib petani kopra.

“Kita punya 15 Kabupaten/kota kalau disiapkan dana talangan patungan. Ini akan sangat membantu masyarakat kita,” harap Liow.

Suami Ketua DPRD Tomohon itu pun mengusulakan kalau wacana ini disetujui, maka pemerintah propinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk menyiapkan regulasi sebagai landasan pijakan dana talangan tersebut.

“Jadi harus juga disiapkan payung hukumnya. Saya kira ini persoalan urgen, sebab mayoritas masyarakarmt kita berprofesi sebagai petani kopra. Karena memang daerah kita dikenal Nyiur melambai,” tandas pembina panji Yosua itu.

Selain itu sebagai senator dirinyapun mendorong agar dua profesi mayoritas masyarakar Sulut tidak boleh punah.

“Kita punya nelayan dan petani. Nah kedepan akan kita dorong kualitas sumberdaya nelayan dan petani kita semakin bagus. Tentu melalui regulasi yang pro kepentingan petani dan nelayan. Termasuk juga bantuan sarana prasarana,” janji Liow. (douglas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here