Bupati Tetty Paruntu melakukan penandatangan MoU bersama PT Rekadaya Multi Adiprima/ crd fto : everly
IMG-20200914-WA0018

SorotanNews–Era ekonomi industri serabut kelapa bagi Kabupaten Minahasa Selatan sudah dicanangkan.

Bupati Christiany Eugenia Paruntu, Senin (10/12) kemarin sudah melakukan penandatangan MoU bersama PT Rekadaya Multi Adiprima dalam rangka pengolololaan serabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Agenda tersebut digelar bersama dalam acara penguatan klaster inovasi kelapa Nasional Sulut. Yang merupakan upaya elaborasi dengan Kementrian DIKTI di Sutan Raja Hotel Amurang.

Tetty dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Minahasa Selatan merupakan daerah penghasil terbesar kelapa di Sulut. Bahkan ia menyebut hampir 60 persen penduduknya bergantung dari hasil pengolahan kelapa.

“Minahasa Selatan adalah salah satu sentra produksi kelapa di Sulawesi Utara yang luas lahannya mencapai 46.973 ha dan menghasilkan 49.921 ton kelapa/tahun, dimana lebih dari 27.326 kepala keluarga petani Minahasa Selatan sangat tergantung pada komoditas kelapa.” urai Bupati CEP.

Oleh karena itu kata Dia di tengah situasi harga kopra yang lagi turun drastis salah satu jalan keluar terbaik maka inovasi industri serabut kelapa menjadi jawabannya.

Yakni melalui produk turunan baru seperti pengembangan sabut kelapa, arang tempurung, air kelapa dan lainnya yang selama ini belum optimal dan terbuang percuma.

“Kami serius memperjuangkan ini semua. Itu sebab kehadiran PT Rekadaya Multi Adiprima dapat melihat hal-hal baru yang bisa diterapkan. Untuk kesejateraan warga Minsel,” harap Bupati.

Pihak Rekadaya Multi Adiprima sendiri melalui Direkturnya Farri Aditya secara singkat memberi gambaran profil perusaahan yang akan tancap kukuh di Minsel itu. Secara singkat ia mengatakan bahwa perusahaaannya bergerak dalam pengolahan limbah industri Perkebunan, limbah tekstil dan limbah plastik, seperti serabut kelapa, sisa potongan kain dan botol plastik minuman yang diolah menjadi berbagai produk antara lain bahan pembuatan spring bed, furniture, vertikal garden pada gedung
bertingkat. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here