Bupati Tetty dalam sambutan pada acara launching captikus 1978 di waleta kantor Bupati Minsel
IMG-20200914-WA0018

Amurang, SorotanNews–Masa depan petani captikus di Sulut dan Minahasa Selatan khususnya kian cerah.

Setelah perjalanan panjang perjuangan Bupati Minahasa Selatan Dr Christiany Eugenia Paruntu SE membuahkan hasil.

Produk lokal minuman captikus kini sudah bebas di jual secara legal. Apalagi captikus kini sudah memiliki label sendiri dan branding minuman modern.

Dalam launching yang digelar di Waleta Kantor Bupati, Senin (7/1)kemarin Bupati Minahasa Selatan berujar gagasan menjadikan captikus sebagai minuman legal itu dilakukan semata-mata untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Dengan begitu aku Tetty pihaknya langsung menggandeng PT Jobubu Jarum Minahasa guna meningkatkan perekonomian petani Cap Tikus di Minahasa Selatan, maka Cap Tikus dikemas dengan baik dan berlabel cukai sehingga sudah legal, untuk diperjual-belikan.

“Sekarang Captikus sudah legal, dan bisa diperkenalkan ke Dunia, saya berharap dukungan dari seluruh element untuk mempromosikan produk lokal Minsel yang sudah legal dan siap di perjual-belikan.” Ujar Bupati dalam sambutannya.

Sementara itu Direktur PT Jobubu Jarum Minahasa Nico Lieke yang juga merupakan
ketua APINDO mengakui dan memberikan apresiasi pada perjuangan Bupati CEP yang gigih mememperjuangkann izin Cap Tikus 1978.

“Luar biasa perjuangan ibu Bupati CEP selama kurang lebih 2 tahun terus memperjuangkan hingga mendapat izin dari pihak berkompeten di pusat,”

Apresiasi serupa pun diungkapkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Kepala Dinas Pariwisata Daniel Mewengkang.

“Pak Gubernur Olly memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dengan diproduksinya minuman ini, yang akan ikut mendorong sektor pariwisata kita,” ungkapnya.

Hadir dalam acara launching masing-masing Wakil Ketua Hubungan Kerja Sama Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, Pdt. Ventje Talumepa, M,Th, Kakanwil Bea Cukai Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kasi Humas, Ari Sugiarto, SE, Kepala BNN Sulawesi Utara atau yang mewakili, General Manager Angkasa Pura atau yang mewakili, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara, Ketua APINDO Sulawesi Utara Nicho Lieke, Direktur PT. Jobubu Jarum Minahasa Magdalena Warouw, Direktur Utama Mega Mas Manado Amelia Tungka, Store General Manager Transmart Manado Hendara Simbolon, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Jenny Johanna Tumbuan, SE, Kepala Kepolisian Resor Minahasa Selatan AKBP Fransiskus Xaverius Winardi Prabowo, SIK, beserta jajaran, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan I Wayan Eka Miartha, SH, MH, beserta Jajaran, DANDIM 1302 Minahasa, Letkol Infanteri Slamet Raharjo beserta jajaran Sekretaris Daerah, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Kabag, Camat, dan para Lurah/hukum tua serta segenap jajaran pemerintah Daerah kabupaten minahasa selatan, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, petani cap tikus di Kabupaten Minahasa Selatan. (glas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here