Diprotes, Kertas Suara tak Gunakan Foto, Begini Tanggapan KPU Minsel

IMG-20200914-WA0018

Amurang–Muncul kekuatiran di kalangan calon legislatif pendatang baru. Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) merubah bentuk kertas suara pada pemilihan legislatif 17 April mendatang. Dengan tidak lagi mencantumkan foto caleg dianggap menguntungkan para incumbent di satu sisi. Sementara merugikan bagi para caleg pendatang baru di sisi yang lain.

Mereka berharap seharusnya KPU tetap menggunakan bentuk kertas suara yang digunakan pada pileg 2014 silam. Apalagi kata mereka perubahan format kertas suara itu hanya terjadi bagi caleg DPR-RI, DPRD Propinsi dan Kabupaten/Kota.
Sementara untuk calon perseorangan (DPD) dan Paslon presiden tetap menggunakan foto. Persis seperti kertas suara 2014 silam.

“Bagi kami model surat suara jenis ini sangat berpengaruh pada tingkat keterpilihan. Sebab dari segi popularitas walau tak ada foto para incumbent sudah dikenal. Lebih dulu. Sementara kami kan pendatang baru. Kebanyakan konstituen kita lebih mengenal kalau melihat foto. Sebab kadang nama di KTP dan yang dikenal di kampung berbeda,” ungkap sumber caleg pendatang baru yang enggan namanya di publish.

Kekuatiran itu langsung memantik tanggapan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan.

Ketua KPU Rommy Sambuaga menjawab perubahan bentuk kertas suara untuk caleg memang sudah menjadi keputusan KPU RI.

“Tentu sudah melalui berbagai pertimbangan. Apalagi kita sudah melalui validasi identitas. Sesuai DCT, baik di tingkatan propinsi maupun di pusat. Jadi format ini bersifat nasional,” jawab Sambuaga.

Mengenai apakah menguntungkan para incumbent model kertas suara yang tidak menggunakan foto caleg, bagi Sambuaga semua caleg memiliki potensi keterpilihan yang sama.

“Tidaklah demikian. Semua punya peluang sama. Yang menentukan adalah publik bukan soal model kertas suara,”

ungkap Sambuaga yang didampingi koleganya Christian Rorimpandey.

Itu sebab Dia memberi himbauan para caleg supaya tidak perlu meragukan model kertas suara yang akan digunakan pada pileg April mendatang. (douglas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here