Banjir Tanah Longsor Serang Manado, Satu Balita Korban Tertimpa Longsor

IMG-20200914-WA0018

Manado—Hujan deras dengan intensitas lama berujung bencana bagi Kota Manado.

Sejak Jumat (1/2) pagi hingga malam ini terpantau nyaris sebagian besar wilayah Kota Manado terendam.

Seperti di Kelurahan Tuna, Sumompo, Tikala, Perkamil, Taas, Tuminting, Mahawu, Bailang, Sario, Komo Luar, Ternate Tanjung, Kampung Ternate, Paal Dua serta Kairagi.

Dari sekian banyak tempat yang terendam wilayah paling parah ada di Keluarahan Mahawu Kecamatan Tuminting.

Malah di daerah ini sempat ada longsor dan menelan korban balita.
Dari sejumlah warga kronologis tanah longsor itu menimpa rumah keluarga Lapian – Bendah hingga menewaskan anak mereka Nathalia Lapian.

Informasi dari warga, saat longsor, korban dan kembarannya berada di dalam rumah bersama ibunya Ria Bendah. Saat longsor menghantam, ibu korban berupaya menyelamatkan kedua anaknya. Sayanganya nasib berkata lain.

Wakil Wali Kota Manado Mor Bastian menghimbau kepada warga yang terkena dampak banjir dan tanah longsor untuk mengusikan diri dulu di tempat-tempat aman. Seperti kantor pemerintah atau rumah-rumah keluarga yang berada di daerah aman.

“Apalagi mereka yang berada di dekat DAS supaya lebih waspada,” ingat Mor Bastian.

Humas Basarnas Manado, Feri Aryanto mengatakan bahwa saat ini musim penghujan telah tiba diharapkan kepada masyarakat yang di tinggal di bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati.

Saat ini air Daerah Aliran Sungai (Das) Tondano naik perlahan lahan,” ujar Ferry

Ferry juga menghimbau kepada masyarakat yang tinggal di perbukitan agar waspada akan adanya bencana tanah longsor.

“Basarnas siap selalu siaga 24 jam apabila ada masyarakata yg membutuhkan pertolongan,” tambah Ferry. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here