Baru 49 Desa Lengkap Dokumen, 118 Desa Lainnya Dideadline Jumat Besok

IMG-20200914-WA0018

MINSEL–Sudah tiga pekan terakhir Dinas Pemberdayaan Desa (PMD). Kabupaten Minahasa Selatan menggelar evaluasi rancangan APBDes tahun 2019.

Sayangnya hingga kini, Rabu (6/3) baru sekira 49 desa yang lengkap dokumen dan final evaluasi.

Sementara ratusan desa lainnya belum sama sekali memasukan dokumen.

Kepala Dinas PMD Hendrie Lumapow menegaskan tidak akan ada lagi toleransi bagi pemerintah desa yang belum memasukan dokumen.

“Sudah tiga kali kita beri warning. Tidak ada lagi perpanjangan waktu. Supaya ada reward bagi desa yang cepat. Dan panismen bagi yang lambat,” tegas Lumapow.

Tidak hanya itu saja, mantan kepala dinas pendidikan itu justru mengaku kecewa. Gara-gara keterlambatan dokumen APBDes yang disebabkan ulah sejumlah Pemerintah desa. Mengganjal sejumlah agenda besar yang dalam waktu dekat akan digelar.

“Ini akibatnya pilhut yang kita rencanakan digelar Juni. Bisa juga bergeser. Begitupun dengan monev yang kita majukan pada akhir tahun. Bulan Desember terancam tertunda lagi. Karena durasinya kian singkat,” sesal Lumapow.

Di sisi lain keterlambatan dokumen APBDes juga justru berakibat pada pembayaran tunjangan perangkat desa.

“Sayang kan. Tunjangan mereka juga tak terbayar. Karena dokumen APBDes tidak hanya Dandes. Tapi juga ADD,” katanya.

Hal serupa juga ditegaskan Sekretaris PMD Altin Sualang. Malah dia secara terang mengatakan durasi waktu yang disiapkan untuk evaluasi. Tinggal satu hari lagi.

“Jumat lusa terakhir. Kamis besok libur. Setelah itu kita akan langsung memproses permintaan ke-KPPN. Pekan depan sudah bisa ditransfer ke Kasda,” urai Sualang.

Sambil memberi jaminan 49 desa yang sudah lengkap dokumen dalam waktu dekat langsung dicairkan tahap I. (douglas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here