Catat! Bukan Hitung Ulang, Bawaslu Cuma Kabulkan Permohonan Sambuaga KPU Perbaiki Administrasi

IMG-20200914-WA0018

JAKARTA, SorotanNews.com — BAWASLU RI sudah memutus sidang sengketa administrasi yang diajukan caleg DPR-RI Jerry Sambuaga, terhadap tergugat KPU Sulut dan Minsel, Kamis (13/6) tadi.

Sidang dengan agenda pembacaan kesimpulan itu dihadiri langsung Ketua Bawaslu RI Abhan didampingi Lima komisioner lainnya Ratna Dewi Pettiolo, Moh Afifudin, Fritz Edward Siregar dan Rachmad Bagdja.

Dalam sidang tersebut terungkap hanya satu dari tujuh kecamatan yang diadukan caleg nomor urut 1 Golkar itu dikabulkan Bawaslu.

“Jadi hanya kecamatan Maesaan yang dianggap perlu untuk diperbaiki administrasi. Khususnya form DA-1 DPR-RI,” ungkap komisioner KPU Sulut Meidy Tinangon sebagaimana dilansir dari Tribun Manado.

Walau begitu, menurutnya timpahan kesalahan itu bukan di KPU Minsel maupun di KPU Propinsi. Tapi kekeliruannya ada di PPK Maesaan.

Selanjutnya Majelis dalam pertimbangan hukumnya kata Tiangon berdasarkan fakta persidangan terdapat perbedaan data C1 caleg Partai Golkar di 7 kecamatan pada 13 TPS namun ternyata telah dilakukan koreksi di tingkat kecamatan sesuai mekanisme dengan mencocokan C1 dengan Formulir Model C1 Plano.

Namun demikian formulir C1 pelapor masih terdapat perbedaan dengan hasil rekapitulasi PPK tingkat kecamatan Maesaan.

Olehnya itu untuk memenuhi asas kepastian hukum maka Majelis pemeriksa memerintahkan KPU Kabupaten Minahasa Selatan melakukan perbaikan dokumen pada formulir Model DA 1 kecamatan Maesaan.

Sehingga menurut kadiv hukum KPU Sulut ini dalam putusan Bawaslu RI tidak ada klausul bahwa KPU Sulut dan Minsel melakukan pelanggaran administrasi, karena kejadiannya di tingkat PPK.

“Jadi menurut saya putusan ini sifatnya hanya untuk memenuhi asas kepastian hukum, mekanisme koreksi sesuai C1 plano sebagaimana yang diperintahkan majelis, sebenarnya sudah dilakukan PPK kecamatan Maesaan. Jadi jika harus dicocokan lagi dengan C1 plano saya yakin hasilnya sama,” ungkap dia.

Sembari menambahkan langkah selanjutnya pihak KPU Sulut akan koordinasikan dengan KPU RI untuk menindaklanjuti putusan Bawaslu.

“Yang jelas permintaan Pelapor untuk Pemungutan suara ulang atau penghitungan suara ulang tidak diterima majelis sidang dan dalil-dalil serta permintaan Pelapor tidak sepenuhnya terbukti dan diterima majelis” tegasnya.

Sementara itu, terkait putusan tersebut pengurus Golkar Sulut melalui bendahara James Arthur Kojongian meminta simpatisan dan pengurus Partai Golkar agar senantiasa menjaga kebersamaan.

“Saya juga sebagai Ketua AMPI Sulut berharap agar kita kompak selalu,” Harapnya.

Diketahui hadir dalam sidang tersebut, Ketua KPU sulut Ardilles Mewoh, dan Anggota masing-masing Yessy Momongan, Salman Saelangi dan Meidy Tinangon serta Ketua KPU Kabupaten Minahasa Selatan, Rommy Sambuaga dan Anggota Christiani Rorimpandey. (**/douglas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here