Gandeng BPBD dan Damkar Pengadilan Agama Amurang Gelar Simulasi Bencana

IMG-20200914-WA0018

MINSEL, SorotanNews.com — Pengadilan Agama Amurang menggelar sosialisasi dan simulasi tanggap bencana, Rabu (17/7) kemarin.

Kegiatan yang dibuka langsung Ketua Pengadilan Agama Amurang, Nur Amin, S.Ag., M.H itu merupakan elaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pemkab Minsel.

Ketua PA Amurang Nur Amin dalam sambutannya mengatakan kegiatan simulasi dan sosialiasi bencana semacam ini, merupakan upaya penting yang harus dilakukan guna mendukung keselamatan kerja. Sekaligus menjadi upaya pemenuhan
Akreditasi Penjaminan Mutu dalam upaya mewujudkan Reformasi Birokrasi di lingkungan Lembaga Peradilan, khususnya di PA Amurang.

“Ada tiga pointers simulasi yang kita lakukan yakni simulasi penanggulangan kebakaran, simulasi penanggulangan bencana gempa (Titik Kumpul), dan simulasi penggunaan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR),” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pun Dia tak lupa memberi pesan kepada semua staf di lingkungan PA Amurang agar benar-benar serius untuk mengikuti agenda penting ini karena keselamatan kerja di lingkungan Pengadilan Agama Amurang ini adalah tanggung jawab kita bersama.

“Oleh karena itu agar supaya kita memahami hal penting dalam acara ini, yaitu bagaimana tindakan awal yang harus dilakukan apabila terjadi bencana dan kebakaran, termasuk prosedur ketika menuju titik kumpul, dan bagaimana tatacara yang benar dalam penggunaan APAR,” Ingat Nur Amin.

Sementara itu, pantauan redaksi ini, setelah Ketua TIM Penanganan Bencana dan Kebakaran dari Pemerintah Daerah Minsel menyampaikan sosialisasi terkait dengan tindakan yang harus dilakukan untuk mengantisipasi resiko (bahaya) yang lebih besar ketika terjadi bencana dan kebakaran, kegiatan simulasi ini kemudian secara berurutan dilaksanakan.

Simulasi pertama yang dilaksanakan pada hari itu adalah praktik (simulasi) bagaimana langkah Pegawai ketika terjadi bencana dengan harus lari ke titik kumpul.

Dimana pada saat terjadi bencama Tim Penanganan Bencana menyatakan agar pegawai tidak panik dan segera ke luar meninggalkan ruang kerja dan keluar gedung menuju titik kumpul.

Setelah simulasi tersebut dilakukan, kemudian Tim Penanganan Bencana juga nyampaikan tentang tata cara penggunaan APAR ketika terjadi kebakaran, yaitu dengan cara “TATA” (Tarik Segel dan Pengunci, Angkat APAR, Tarik Selang dari Lobangnya dan Ayun Selangnya) ke arah api untuk mematikannya.

Kegiatan terakhir yang dilakukan pada hari ini adalah simulasi bagaimana melakukan tindakan penanganan Kebakaran yang dalam skala besar.

Setelah acara selesai, Wakil Ketua PA Amurang Dr. Muh. Nasikhin, S.HI., M.H. kemudian berpesan kepada seluruh pegawai agar ilmu yang didapatkan dalam kegiatan hari ini benar-benar difahami. Terutama kepada Petugas Keamanan (Satpam) PA Amurang harus benar-benar siap siaga dan mampu menjaga Resiko sekecil apapun di lingkungan Pengadilan Agama Amurang agar kenyamanan dan keamanan kerja di Pengadilan Agama Amurang dapat terwujud. (douglas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here