Hari Kelima, 323 Kendaraan ‘Tersandera’ Operasi Patuh Polres Minsel

IMG-20200914-WA0018

MINAHASA SELATAN, SorotanNews.com –– Hingga hari kelima tercatat sudah 323 kendaraan bermotor yang terjaring operasi patuh 2019 yang digelar Polres Minahasa Selatan.

Operasi yang dilaksakan serentak secara nasional itu digelar selama 14 hari sejak 29 Agustus hingga 11 September 2019 mendatang.

TERTIB LALIN : Situasi saat digelarnya operasi patuh oleh Polres Minsel di Tumpaan

Kepala satuan (Kasat) Lantas Polres Minsel AKP Romel Pontoh menjelaskan ratusan kendaraan yang terjaring itu didominasi kendaraan roda dua sisanya roda empat. Dengan beragam alasan.

“Banyak yang tidak bisa menunjukkan dokumen kelengkapan kendaraan. Baik SIM, STNK pun dengan kelengkapan berkendaraan seperi helm dan spion,” ungkap Pontoh.

Selain itu, dia pun mengatakan ada lima kendaraan yang dijadikan babuk lantaran tidak memiliki dokumen sama sekali.

“Ada lima yang diamanakan sebagai babuk,” akunya.

Untuk wilayah Minsel sendiri operasi patuh dipusatkan di dua titik. Diantaranya wilayah Mobongo dan Tumpaan.

Polisi yang belum lama ini menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Minsel itu mengatakan sebelum dilaksanakan Operasi Patuh ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya pengendara kendaraan bermotor baik di media sosial maupun massa agar menaati peraturan dalam berkendaraan atau berlalulintas.

“Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap tertib lalu lintas untuk terciptanya keamanan dan ketertiban lalu lintas khususnya di wilayah hukum Polres Minsel,” tutupnya. (douglas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here