Catat! Dandes Bukan Untuk ’02’

IMG-20200914-WA0018

MINAHASA SELATAN, SorotanNews.com –– Jajaran pemerintah desa utamanya para hukum tua di Kabupaten Minahasa Selatan diingatkan untuk tidak sembarang mengelola dana desa. Penegasan itu ditegaskan Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan I Wayan Eka Miartha, Senin (14/10) kemarin.

Saat tampil sebagai narasumber bimtek bantuan hukum dan paralegal di Desa Boyong Atas Kecamatan Tengah.

“Pemanfaatan dandes harus sesuai dengan peruntukan. Yang diatur dalam dokumen APBDes,” ungkap Kajari.

Dengan nada agak bercanda tapi serius Ia pun menghimbau supaya para hukum tua dan perangkat desa tidak menggunakan dandes untuk urusan diluar dari kepentingan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Misalkan digunakan untuk 02. Awas ya. Hati-hati,” Ingat Kajari dalam nada bercanda.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Hendrie Lumapow mengatakan pentingnya pemahaman regulasi secara utuh oleh jajaran pemerintah desa. Sehingga pengelolaan dana desa bisa efektif dan tepat guna.

“Program elaborasi antara PMD, Polres dan Kejaksaan ini dalam rangka menjawab tantangan itu. Sehingga agenda bimtek bantuan hukum dan paralegal ini diharapkan bisa memberi acuan bagimana mengelola dandes secara tepat guna dan tentu sesuai regulasi,” tandasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here