Kantongi Izin Penebangan Magrove, Proyek Bolevard II Amurang Segerah Dirampungkan

IMG-20200914-WA0018

MINAHASA SELATAN, SorotanNews.com –PROYEK pembangunan Bolevard II Amurang yang belum rampung terganjal Magrove. Kini sudah bisa dilanjutkan pengerjaannya. Itu menyusul dikeluarkannya surat keputusan nomor 503/DPMPTSPD/IL/90/ 2019 tentang pemberian izin kegiatan pembangunan pengaman pantai dan jalan sepanjang pantai Amurang serta pembuatan tambatan perahu nelayan di Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang(PUPR) Kabupaten Minahasa Selatan. Yang ditandatangani oleh kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah (DPMPTSPD) Fransiscus Manumpil atas nama Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE, tertanggal 23 April 2019 lalu.

Diterbitkannya Izin tersebut memantik apresiasi positif Kelala Dinas PUPR Minahasa Selatan Ventje Karouwan.

Dia mengatakan kehadiran dokumen Izin tersebut memberi hawa kelegaan. Apalagi selama ini, proyek jalan Bolevard Amurang sempat terganjal dan belum bisa dilanjutkan akibat keberadaan Magrove.

“Usulan penebangan sejumlah pohon mangrove oleh Pemerintah Kabupaten Minsel, telah ditindaklanjuti dan sudah dilakukan kajian hukum oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama pihak yang berwenang lainnya. Dan telah diputuskan dengan menerbitkan izin oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE melalui Kepala Dinas PMPTSPD Fransiscus Manumpil. Sebab itu, mewakili Bupati Dr Christiany Eugenia Paruntu SE, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama dan sinergitas program antara Pemkab Minsel dan Pemprov Sulut,” ujar Karouwan.

Dengan begitu Karouwan memastikan pelaksanaan proyek jalan boulevard di Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, akan segera dilanjutkan dalam beberapa waktu kedepan.

“Rencananya dalam beberapa hari kedepan, tim dari Pemprov Sulut bersama tim Pemkab Minsel, akan turun langsung ke lokasi untuk proses penebangan beberapa pohon mangrove yang terdampak proyek jalan boulevar di Kelurahan Pondang. Selanjutnya pihak pelaksana proyek akan melanjutkan pekerjaan berupa penimbunan lokasi pembangunan tanggul pengaman pantai. Dan untuk proyek pengaspalan jalan, akan dilaksanakan tahun depan (2020,red),” kuncinya.(dou)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here