Sekwan Klarifikasi Polemik ‘Pintu Terkunci’ Begini Penjelasannya!

IMG-20200914-WA0018

MINAHASA SELATAN, SorotanNews.com –– Sekretaris Dewan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Joins Langkun angkat bicara soal informasinya terkuncinya pintu komisi II. Hal ini dilakukan Sekwan semata-mata untuk memberi klarifikasi dan keberimbangan informasi yang belakangan beredar di muka publik. Secara detil sekwan membeber kronologis kegiatan pada Rabu (6/11) lalu.

“Kami mengawali agenda dengan ape pagi. Setelah itu diminta semua staf tidak terkecuali termasuk yang di ruang-ruang komisi untuk mengikuti rapat di bersama kabag persidangan. Sehingga semua ruangan ditutup dulu,” ungkap Sekwan.

Nah, setelah rapat selesai, ungkap Birokrat yang dikenal famiilar dengan awak media itu mengungkapkan dirinya langsung memerintahkan Kabag Persidangan yang diteruskan melalui Kasubag Rapat dan Risalah untuk menyampaikan kepada staf supaya segera membuka pintu ruangan kembali.

“Perintah itu langsung ditindaklanjuti oleh kasubag Rapat melalui WA Group bagian persidangan jam 12.59 WITA,” katanya.

Mengenai informasi pemberitaan yang dimuat sebelumnya di sejumlah media perihal pintu komisi II yang terkunci. Kata Sekwan itu dimbil pada hari Kamis (7/11) 2019 dengan latar belakang depan pintu komisi II yang masih terkunci.

Oleh karena itu kami melakukan penelusuran perihal terkuncinya pintu komisi II. Sementara ruangan komisi lain terbuka.

“Jadi setelah kita lakukan penelusuran diperoleh informasi bahwa pada hari Kamis pagi staff yang ditugaskan di AKD DPRD khususnya yang ada di setiap ruangan komisi mengambil kunci ruangan kepada staff Lexi Kowel karena pintu ruangan akan dibuka. Khusus Staff di komisi II pagi itu tidak mengambil kunci kepada staff Lexi Kowel, sampai beberapa anggota DPRD datang pintu ruangan komisi II masih terkunci, sedangkan pintu ruangan komisi lainnya terbuka karena staffnya sudah ambil kunci. Jadi tidak benar sesuai pemberitaan pintu pintu ruangan komisi komisi DPRD ditutup,” terang Sekwan.

Sembari menimpali terkait pintu ruangan komisi II dikunci dengan rantai, karena kuncinya sudah rusak.

“Yang pasti dari hari Rabu 6 November 2019 sampai Jumat 8 November 2019 ruangan semua komisi terbuka.” tutupnya.

Detil isi rilis yang disampaikan Sekwan.

“Karifikasi Sekretaris Dewan Terkait Pemberitaan Pintu Komisi Komisi di Kunci”.

Dalam pelaksanaan apel pagi pada hari Rabu 6 November 2019 Selaku Sekwan menyampaikan semua staff yang ada di Alat Kelengkapan DPRD untuk menutup pintu ruangan dan turun karena ada rapat khusus bagian persidangan yg akan dipimpin oleh Kabag Persidangan.

Setelah rapat selesai, Sekretaris DPRD menyampaikan kepada Kabag Persidangan dan memerintahkan Kasubag Rapat dan Risalah untuk menyampaikan kepada staf yg ada di AKD agar semua pintu ruangan di buka. Perintah itu langsung ditindaklanjuti oleh kasubag Rapat melalui WA Group bagian persidangan jam 12.59 wita.

Terkait berita dan foto yang ada di Salah Satu Media Cetak tanggal 8 November 2019 halaman Minahasa Selatan, itu diambil pada hari Kamis 7 November 2019 Dengan latar belakang depan pintu komisi 2 yang masih terkunci.

Setelah dilakukan penelusuran dari Sekretariat DPRD kenapa pintu ruangan komisi 2 terkunci sedangkan pintu ruangan komisi lainnya terbuka. Diperoleh informasi bahwa pada hari Kamis pagi staff yg ditugaskan di AKD DPRD khususnya yg ada di setiap ruangan komisi mengambil kunci ruangan kepada staff Lexi Kowel karena pintu ruangan akan dibuka.

Khusus Staff di komisi 2 pagi itu tidak mengambil kunci kepada staff Lexi Kowel, sampai beberapa anggota DPRD datang pintu ruangan komisi 2 masih terkunci, sedangkan pintu ruangan komisi lainnya terbuka karena staffnya sdh ambil kunci. Jadi tidak benar sesuai pemberitaan pintu pintu ruangan komisi komisi DPRD ditutup. Terkait dgn pintu ruangan komisi 2 dikunci dgn rantai, karena kuncinya sudah rusak. Yang pasti dari hari Rabu 6 November 2019 sampai Jumat 8 November 2019 ruangan semua komisi terbuka. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here