Cegah Corona, PMD Minsel Keluarkan Edaran Desa Anggarkan Penanganan Covid-19 dari Dandes

IMG-20200914-WA0018

AMURANG, SorotanNews.com — Edaran Kementrian Desa yang memastikan dandes bisa digunakan penanganan Covid-19, langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD)

Kepala Dinas PMD Henrie Lumapow mengaku pihaknya sudah mengeluarkan edaran terkait penanganan covid-19 sebagai tindaklanjut edaran Kemendes nomor 8 tahun 2020 tentang desa tanggap Covid-19 dan penegasan padat karya tunai.

“Kami sudah mengeluarkan edaran nomor 1 tahun 2020. Dalam point ke-enam menyebutkan desa dapat menganggarkan kegiatan pencegahan Covid-19 dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan dan kondisi yang terjadi di desa pada mata anggaran bidang penanggulangan bencana, keaadaan darurat dan mendesak, ” ungkap Lumapow.

Edaran tersebut sudah dikirimkan ke desa masing-masing sejak Selasa (24/3) kemarin. Dia berharap jajaran pemerintah desa bersikap pro-aktif dan segera mengikuti edaran dimaksud.

Nah, untuk kelancaran proses pencairan dandes, Lumapow mengingatkan desa-desa yang sudah selesai menyusun rancangan APBDes segera memasukkan ke PMD untuk selanjutnya dilakukan evaluasi di tingkat Kabupaten.

Kendati begitu syarat-syarat evaluasi tetap harus menjadi perhatian pemerintah desa. Seperti pengantar camat,RPJMDES,RKPDES,rancangan peraturan desa tentang APBDES, rancangan peraturan Hukum Tua tentang penjabaran ABPDES, keputusan hasil musyawarah BPD dan pemerintah desa tentang pembahasan dan penyepakatan RAPBDES, berita acara hasil musyawarah desa, risalah/notulen jalannya pembahasan terhadap rancangan APBDES, daftar hadir musyawarah desa, serta dokumentasi musyawarah desa.

“Prinsipnya emerintah kabupaten berkomitmen untuk menyalurkan Dana Desa dan ADD secara tepat waktu dan tepat sasaran, ” jaminnya. (dou)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here