Legislator Sulut, Stella Runtuwene Dorong Pemprov Siapkan Tempat Isolasi Terpusat

IMG-20200914-WA0018

AMURANG, SorotanNews.com — ANGGOTA Deprov Sulawesi Utara Stella Runtuwene mendorong Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara untuk meyiapkan tempat isolasi atau karantina terpusat bagi warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Pelaku Perjalanan (OPP). Langkah ini menurut politisi muda Nasdem Sulut itu justru lebih efektif bagi tim medis dalam melakukan pengawasan di satu titik saja. Ketimbang isolasi mandiri yang kian memperpanjang rentang kendali pemantauan medis.

“Saya menyarankan pemerintah propinsi untuk menyiapkan rumah karantina bagi OPP. Apalagi bagi mereka yang datang dari daerah-daerah zona merah. Sehingga proses pengawasan dari tim medis akan lebih efektif, ” ujar Runtuwene di sela-sela menyerahkan bantuan bagi petugas posko di Kawangkoan Bawa Senin (13/4) siang tadi.

Adik Ketua Komisi IX DPR-RI itupun mengingatkan pemerintah propinsi untuk menerapkan SOP secara ketat bagi para OPP yang tiba di Manado.

“Kita kan tidak bisa menutup Bandara. Karena itu kewenangan Kemenhub. Yang bisa dilakukan adalah memperketat SOP untuk pelaku perjalanan yang tiba di Manado. Salah satunya adalah harus diisolasi selama 14 hari. Nah supaya pengawasan benar-benar efektif maka sebaiknya rumah isolasi terpusat itu bisa disiapkan, ” sarannya.

Kendati begitu, secara garis besar Runtuwene memberi apresiasi kepada jajaran pemerintah propinsi dan 15 Kabupaten/Kota di Sulut. Yang secara bersama-sama melakukan langkah – langkah preventif dan penanganan Pandemi Covid-19. Sembari mengingatkan masyarakat supaya tidak panik tapi,terus waspada.

“Ikut saja himbauan pemerintah. Tetap di rumah, lakukan physical distancing dan jaga pola hidup sehat, ” pesannya.

Diketahui berdasarkan update perkembangan Covid-19 di Sulawesi Utara melalui website resmi pemerintah hingga kini Sulut sudah 17 Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan sudah meningkat statusnya menjadi lokal transmisi. (dou)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here