Komisi II DPRD Minsel Gelar RDP Bersama BPKAD

IMG-20200914-WA0018

AMURANG, SorotanNews.com — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minsel melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Minsel, Senin (27/4) kemarin.

Agenda hearing yang dipimpin Ketua Komisi II Jacky Singal dan dihadiri lima personil itu membahas anggaran penanganan Pandemi Covid-19.

Dalam kesempetan itu, sejumlah pertanyaan dilontarkan para legislator mengenai kepastian besaran anggaran Covid-19 dan bagimana realisasinya.

“Agenda hearing ini semata-mata sebagai ejanwanta dari tugas pengawasan DPRD terhadap mitra kerja. Khususnya BPKAD terkait dengan anggaran Covid-19,” ungkap Ketua Komisi II Jacky Singal.

Politisi Golkar itu, membeber berdasarkan hasil hearing anggaran pandemi Covid-19 yang ditata Pemkab mengalami empat kali perubahan.

“Jadi sekarang totalnya ada Rp19,1 miliar lebih. Sebagai legislatif kita patut memberi apresiasi. Ini menunjukkan Pemkab serius dalam penanganan Corona, ” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Melky Manus yang hadir didampingi Kepala Bidang Anggaran Johel Walangitan menjelaskan awalnya pemkab menata anggaran sebesar 2,3 miiar untuk covid-19.

“Kemudian kita melakukan refocusing anggaran sesuai dengan amanat Inpres nomor 4 tahun 2020. Anggaran covid menjadi Rp13,162 miliar,” terang Manus.

Setelah itu turun lagi regulasi SKB Mendagri dan Keuangan. Yang isinya sama pemerintah daerah diminta untuk melakukan rasionalisasi anggaran.

“Berdasarkan amanat itu, anggaran covid mengalami kenaikan menjadi Rp19,1 miliar lebih, ” tandasnya.

Selain itu, dalam kesempatan itu, Birokrat yang low profile itu pun menambahkan ada kebijakan Mentri Keuangan yang memangkas dana transfer daerah dampak Corona.

“Untuk Minsel kita dipotong sebesar Rp135 miliar. Rp51 miliar DAU, Rp79 miliar DAK, Rp 2,9 DID dan Rp1 miliar lebih dari Dandes, ” tambahnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here