Cegah Corona, Pemkab Minsel Himbau Restoran dan Rumah Makan tak Layani Tamu Makan di Tempat

IMG-20200914-WA0018

AMURANG, SorotanNews.com — Pelaku usaha Restoran dan Rumah Makan di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan diwarning untuk tidak memberikan layanan makan di tempat bagi pelanggan untuk sementara waktu.

Hal itu diterapkan Pemkab Minahasa Selatan untuk mencegah meluasnya penyebaran Virus Corona.

“Kami mohon kerjasamanya kepada semua pelaku usaha Restoran dan Rumah Makan. Selama masa pandemi Covid-19 layanan untuk konsumen digantikan dengan layanan take away (dibawa pulang) atau pemesanan via jasa layanan diantar ke tempat pemesanan (delivery order),” ungkap Bupati di Rumah Dinas, Senin kemarin.

Bupati menegaskan kebijakan take away atau layanan delivery ordeder bagi restoran, rumah makan atau kedai kopi diberlakukan berdasarkan surat edaran Bupati nomor 74 tentang kebijakan antisipasi dan pencegahan penyebaran corona virus disease atau Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan.

“Kami mohon kerjasamanya. Puji Tuhan sekarang Minsel belum ada kasus positif. Kita berdoa supaya tidak akan ada. Mari sama-sama kita dukung program dan upaya pemerintah dalam memutus mata rantai Corona, ” imbuh Bupati.

Dia pun mengaku sudah memberi instruksi kepada SatpolPP untuk gencar melakukan sidak sekaligus mensosialisasikan himbuan tersebut bagi para pelaku usaha restoran dan rumah makan.

“Harus diawasi. Prinsipnya kami tidak melarang berdagang. Tapi, kami mohon kerjasamanya. Layanan bagi tamu hanya sebatas layanan take away atau pesan antar. Jangan layani di tempat, ” harap Bupati.

Sementara itu, Kepala SatpolPP Henri Palit ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah mulai gencar melakukan pengawasan dan sidak ke tempat-tempat restoran dan rumah makan.

“Sekarang kami sudah sementara on the spot. Melakukan patroli pengawasan. Sekaligus memberi himbauan dan edukasi ke masyarakat, ” aku Palit.

Sementara itu, diketahui untuk Kabupaten Minsel sendiri per hari ini ODP 4 pasien, PDP 6 dan OPP tinggal 2. Sementara kasus terkonfirmasi positif masih nihil. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here