Tegaskan KONI Minsel tak Punya Hutang, JAK Polisikan Penyebar Fitnah

IMG-20200914-WA0018

AMURANG, — KABAR miring KONI Minsel punya hutang ratusan juta rupiah, ternyata tak benar adanya. Hal itu ditegaskan langsung Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Minahasa Selatan James Arthur Kojongian (JAK), Rabu (13/5) sore tadi.

Menurutnya kabar hutang itu rupanya sengaja dimainkan oknum tertentu untuk mendiskreditkan pihaknya. Apalagi jelang kontestasi pilkada 2020 nanti.

“Mana ada hutang 2017. Baru ditagih sekarang tahun 2020,” ungkap Kojongian.

Wakil Ketua Deprov Sulut itu pun mengaku sudah mempolisikan oknum penyebar informasi miring dimaksud.

“Sudah kita laporkan mereka yang menyebarkan informasi hoaks. Supaya memberi efek jerah, ” tandasnya.

Mengenai pengadaan seragam dan sarana penunjang lainnya kata politisi Golkar Sulut itu, pihaknya selalu selektif dan tidak sembarang memesan ke pihak ketiga.

“Kita selalu mempertimbangkan aspek kualitas termasuk legalitas. Jadi kalu ada yang ngaku-ngaku KONI punya hutang ke dia itu tidak benar, ” tegas Kojongian.

Itu sebab ia berharap masyarkat Minsel utamanya pecinta olahraga untuk tidak gampang terprovokasi dengan informasi-informasi miring semcam itu.

Diapun berharap dukungan masyarakat untuk ikut berkontribusi bagi pengembangan dunia olahraga di Minahas Selatan.

“Porprov 2017 di Tondano dan 2019 di Bitung kita sukses memboyong prestasi Bagus. Malah masuk lima besar. Tentu pencapaian para atlit kita sangat maksimal, ” harap JAK.

Begitupun dengan pelaksanan PORKAB Minsel ke-1 tahun 2018 berlangsung spektakuler.

“Saya ajak kita bersatu majukan olahraga Minsel bukan saling menyalahkannya,” pungkas dia.

Hal serupa juga ditegaskan Bendahara KONI Minsel Adi Tumbuan.

Dia memastikan ivent-iven olahraga KONI tidak pernah meninggalkan hutang.

“Tidak ada hutang sampai sekarang, ” tegasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here