PilkadaNews-Besok, 228 Panwascam dan PKD Bawaslu Minsel Dirapid Test Massal, Ada Apa?

IMG-20200914-WA0018

AMURANG, SorotanNews.com — Rapid test massal bagi 228 ad hoc Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan dijadwalkan digelar, Sabtu (27/6) besok.

Rapid test tersebut merupakan protokol covid dalam rangka menghadapi tahapan verifikasi faktual (Virtual) dukungan calon perseorangan pada 29 Juli mendatang.

Komisioner Bawaslu Minsel Franny Sengkey mengaku penerapan protokol covid bagi pengawas pemilu merupakan bagian dari upaya memutus matai rantai penyebaran covid.

“Sebelum petugas kita turun ke lapangan untuk mengawasi proses verfak kita sudah lebih dulu memastikan mereka sehat, dan tidak ada dugaan covid melalui serangkaian rapid test, ” ungkap Sengkey.

Sebagai penyelenggara pilkada tentu punya perasaan was-was. Apalagi tahapan verfak merupakan fase krusial. Karena harus secara door to door berhadapan dengan masyarakat banyak.

“Bisa saja epicentrum pandemi ada di kita. Atau pun di masyarakat. Sehingga untuk menetralisir dugaan dan menghilangkan perasan cemas. Ya kita terapkan prokol covid. Dites melalui rapid, ” terang komisioner yang familiar dengan rekan media itu.

Apabila test menunjukkan ada petugas ad hoc yang hasilnya reaktif yang bersangkutan terpaksa dengan senang hati harus tidak dinonaktifkan sementara. Untuk menjalani tes selanjutnya melalui SWAP.

Hal serupa ditambahkan Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Minsel Weinfry Tumbuan.

Dia meyampaikan selain menerapkan rapid test bagi pengawas and hoc.

Ketika bertugas di lapangan nanti, Panwascam dan PKD juga sudah dibagikan APD berupa masker, face field, hand sanitizer, handscoon, rompi, topi dan I’d khusus.

Untuk rapid test sendiri kata Tumbuan dilakukan kerjasama dengan Gugus tugas dan Dinas Kesehatan Minsel.

“Alat raidnya dari Bawaslu. Sementara petugasnya disiapkan oleh Dinkes, ” timpalnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Minsel Erwin Shcouten mengaku pihaknya sudah mengatur pelaksanaan rapid test massal bagi Bawaslu.

“Panwascam dan PKD hanya perlu datang ke Puskesmas yang ada di Kecamatan masing-masing. Kita sudah siapkan petugas di masing-masing puskesmas untuk melakukan rapid, ” jawab Shcouten melalui via telpon. (dou*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here