Pekan Depan KPU Buka Pendaftaran, Tiga Paslon Kans Bertarung di Pilkada Minsel

AMURANG — Sebentar lagi pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pada ajang pilkada Minsel dibuka 4-6 September mendatang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minsel Rommy Sambuaga mejelaskan tahapan tersebut diawali dengan pengumuman pendaftaran pada 28 Agustus hingga 3 September mendatang.

“Untuk pendaftaran sekaligus verifikasi dokumen dilaksanakan 4-6 September. Khusus untuk tanggal 4-5 dibuka pada pukul 08.00 WITA sampai 16.00 WITA. Sementara pada hari terakhir tanggal 6 dibuka sampai tengah malam. Pukul 23.59 WITA, ” ungkap Sambuaga akhir pekan lalu.

Sementara itu, Koordinator devisi teknik KPU Minsel Christian Rorimpandey menyentil sepanjang tahapan pendaftaran juga dibuka masa tanggapan masyarakat yang akan berlangsung pada 4-11 September.

“Dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan pada waktu yang sama. Kemudian penyampaian hasil kesehatan pada 11-12 September, ” tambah Rorimpandey.

Untuk pengumuman hasil verifikasi dilaksanakan pada 13-14 September. Penyerahan dokumen perbaikan 14-16 September.

“Dilanjutkan dengab penelitian perbaikan dokumen 16-22 September. Penetapan calon sendiri akan dilaksanakan pada 23 September. Baru diakhiri dengan pengundian dan pengumuman nomor urut pada 24 September, ” katanya.

Mengingat kondisi pandemi sekarang KPU mengingatkan pada saat penyerahan dokumen pencalonan dilaksanakan dengan menerapkan protokol covid.

“Kami memberi himbauan supaya para bakal calon tidak membawa massa. Sehingga tidak menimbulkan kerumunan orang, ” harap Sambuaga.

Kontestan Paslon
Tiga pasangan calon diprediksi baka bertarung habis-habisan di pilkada Minsel 9 Desember mendatang.

Dua pasangan usungan partai politik. Satu pasangan lainnya melalui jalur perseorangan.

Pasangan Michaela Elsiana Paruntu dan Ventje Tuela (MEP-VT) diusung oleh Partai Golkar 10 kursi, Demokrat 3 kursi dan PAN 1 kursi. Total 14 kursi. Sementara FDW-PYR diusung oleh PDIP 10 kursi.

Di jalur perseorangan ada pasangan Roso-Harum yang baru saja ditetapkan KPU memenuhi syarat minimal dukungan untuk maju pilkada. Pasangan independen ini sukses meraih dukungan 19 ribuan yang ditetapkan dalam pleno KPU, Kamis pekan lalu.

Di sisi lain dua partai pemilik kursi di DPRD hingga kini belum menentukan arah koalisi. Nasdem dan Perindo.

Kendati begitu, dikabarkan nama MEP-VT hampir pasti juga bakal mendapat dukungan Nasdem dan Perindo. Jika perdiksi koalisi ini berjalan mulus maka amunisi MEP-VT bertambah. (dou)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here