Puji Tuhan! 25 Unit Rumah Bantuan FER Diresmikan, Warga Korban Gelombang Pasang Bersyukur

AMURANG, SorotanNews.com — RASA syukur diluapkan warga korban bencana gelombang pasang, Desa Tumpaan Satu, Kecamatan Tumpaan, Jumat (13/8) sore tadi.

Mereka senang bercampur kagum rumah bantuan yang dibangun Yayasan Pelayanan Kasih Sesama (Plasma) itu, kini bisa nikmati.

Luapan kegembiraan itu disampaikan langsung di hadapan Founder Plasma Felly Esterlita Runtuwene (FER) dalam acara peresmian pembangunan dan rehabilitasi rumah korban terjangan ombak yang digelar di TPI Tumpaan.

“Terimakasih Ibu FER. Kami bangga punya sosok seperti Ibu. Meskipun sibuk tapi selalu memperhatikan urusan kemanusiaan,” ungkap Reine Ponto.

Kata Ponto, berkat keringanan tangan politisi Nasdem itu, kini para korban terjangan gelombang pasang bisa tersenyum kembali.

“Torang sangat senang. Dulu rumah kami rusak parah akibat terjangan ombak. Sekarang sudah dibangun oleh Ibu FER melalui yayasan Plasma. Sekali lagi terimakasih banyak,” katanya lagi.

Dia berharap apa yang dilakukan Ketua Komisi IX DPR-RI melalui yayasannya itu bisa menjadi teladan baik bagi yang lain untuk terus berbuat kebaikan bagi sesama.

“Semoga semua harapan dan cita-cita Ibu FER bisa terwujud. Tuhan berkati,” harap Ponto.

FER sendiri dalam kesempatan itu mengaku bahwa apa yang dilakukan bersama Yayasan Plasma itu semata-mata keterpanggilan kemanusiaan.

“Berkat Tuhan yang punya. Kami hanya perpanjangan tangan. Apa yang bisa kita lakukan ya, kita lakukan. Apa yang bisa kita bantu ya, kita bantu. Sebab urusan kemanusiaan itu, jauh lebih penting dari urusan apapun,” kata FER.

Dia bercerita kabar bencana gelombang pasang yang mendera sekira 25 Kepala Keluarga (KK) Warga Tumpaan itu awalnya diterima dari Wakil Ketua DPRD Fraksi Nasdem Paulman Stefanus Runtuwene (PSR).

“Kemudian saya diberitahu juga oleh Wakil Ketua Komisi III Deprov Sulut Stela Marlina Runtuwene soal kondisi rumah warga yang rusak parah akibat bencana ini. Makanya kita waktu itu, meninjau langsung ke lokasi. Setelah itu kita lakukan pembangunan kembali rumah-rumah tersebut,” ungkap mantan legislator Deprov Sulut itu.

Diketahui jumlah penerima bantuan pembangunan dan rehabilitas rumah korban bencana gelombang pasang 25 Kepala Keluarga (KK) di antaranya :

Keluarga Suoth-Tinungki, Lumantow-Pattylima, Mangalea-Sombonaung, Lamia-Suoth, Manampiring-Rantung, Moniung-Makaminang, Jafar-Kabaitan, Paduli-Bani, Runtuwene-Ibrahim, Lamia-Kansil, Joumba-Tangkidi, Sangkilen Ponto, David-Rishard, Lamia-Sombonaung, Wurou-Tampongelan, Eki Dotulong, Lan-Tiwow, Lukar-Jacob, Rudy Rorimpandey, Lamia-Lihawa, Wenas – Tumiwa, Kawulur-Kareci, Sombonaung-Pakaya, Mongsili-Padium, dan Mangalea-Sombonaung. (dou)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here