AMURANG, SorotanNews.com — ANGKA kasus HIV/AIDS di Kabupaten Minahasa Selatan tergolong cukup tinggi. Sehingga membutuhkan penanganan serius. Data di peroleh periode 2024-2025 tercatat ada 29 kasus penderita ‘penyakit’ kelamin itu.
Kepala Dinas Kesehatan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Minsel, dr Tony Rawis membeber bahwa hingga tahun 2025 ini total ada 29 kasus di Minahasa Selatan.
“Pada tahun di Minsel ada 26 Kasus, semuanya berobat 16 kasus berobat di PKM Minsel 10 di RS di luar Minsel,” ungkap Tony Rawis.
Sementara, sebut Tony pada tahun 2025 ada 3 kasus yang sementara dalam PKM Minsel.
“Semua pasien yang dilayani di PKM Minsel terlayani pengobatan dan terkontrol,” jelasnya.
Menurutnya, berbagai upaya pencegahan telah dilakukan oleh Dinkes Minsel.
“Upaya promosi bersama PKM tentang apa itu HIV/AIDS, penularannya, bahayanya, konsekuensi yang ditimbulkan serta pengobatannya. Selain itu kita juga lakukan screening terhadap kelompok resiko yang potensi menderita HIV,” tuturnya.
Dinkes Minsel juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghadiri risiko penularan.
Seperti, menghindari seks bebas, menghindari pemakaian narkoba lewat jarum suntik, segera memeriksakan diri ketika ada gejala atau kontak dengan orang berisiko HIV.
“Kami juga meminta Jangan memberikan penghakiman ataupun mengintimidasi terhadap orang yang menderita sakit tersebut, sebaliknya dapat memberikan dukungan psikologi dan rohani,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan