AMURANG – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menyalurkan bantuan sosial berupa santunan duka dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia kepada keluarga korban meninggal dunia akibat bencana alam tanah longsor di Desa Wanga, Kecamatan Motoling Timur.

Penyerahan bantuan secara simbolis ini dipimpin langsung oleh Bupati Minsel, Bapak Frangky Wongkar, SH., dan didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Pemkab Minsel Benny Lumingkewas pada Jumat, 11 April 2025.

Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Minahasa Selatan.

Santunan Ahli Waris dari Kemensos RI ini ditujukan kepada keluarga yang ditinggalkan oleh dua korban perempuan yang meninggal dunia dalam peristiwa tragis pada 29 Januari 2025.

Hadir dalam kesempatan penyerahan ini adalah para penerima bantuan dari Keluarga Momongan-Pesik dan Keluarga Pantouw-Jacob.

Turut hadir menyaksikan penyerahan santunan ini adalah Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Camat Motoling Timur.

Kronologi Longsor Maut di Desa Wanga

Peristiwa tanah longsor yang menewaskan dua warga perempuan ini terjadi pada Rabu, 29 Januari 2025, di Desa Wanga, Kecamatan Motoling Timur.

Bencana ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan akhirnya longsor. Material longsor sempat menutup akses jalan penghubung antara Desa Picuan Baru dan Desa Wanga.

Dua korban yang meninggal dunia diidentifikasi bernama Nikita Pantaw (21) dan Majesty Momongan (10). Kedua korban diketahui sedang berteduh atau berada di sebuah warung/rumah yang berdekatan dengan tebing saat longsor terjadi, dan nahas, keduanya tidak sempat menyelamatkan diri.

Penyerahan santunan ini menjadi bentuk kehadiran dan perhatian Pemerintah, baik Pemerintah Pusat melalui Kemensos RI maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Minsel, dalam meringankan beban duka yang dialami oleh keluarga korban. (*)