AMURANG, SorotanNews.com– Mengawali bulan Maret dengan semangat pelestarian lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menunjukkan langkah nyata dalam tata kelola sampah berkelanjutan.
Melalui Bank Sampah Induk (BSI) Kace Kai Ang yang berlokasi di Pusat Daur Ulang (PDU), tercatat sebanyak 3.500 kg (3,5 ton) sampah terpilah berhasil dikirim ke perusahaan pembeli di Manado pada 1-2 Maret 2026.
Keberhasilan pengiriman sampah bernilai ekonomis ini merupakan hasil kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya.
Apresiasi Bupati dalam Apel Perdana
Momentum ini semakin bermakna ketika Bupati Minahasa Selatan menyerahkan secara langsung hasil penjualan sampah milik Perangkat Daerah (PD) dalam momen Apel Perdana Pemkab Minsel. Tidak hanya sekadar menyerahkan uang hasil tabungan, Bupati juga memberikan Reward khusus kepada 5 Perangkat Daerah dengan capaian tabungan sampah terpilah terbanyak sebagai bentuk motivasi.

Data Rekapitulasi Tabungan Sampah (Januari-Februari 2026)
Berdasarkan data resmi DLH, berikut adalah daftar Perangkat Daerah yang menunjukkan performa terbaik dalam program tabungan sampah:
Top 5 Bulan Januari 2026:
|
| 1 | Sekretariat DPRD | 300,0 | Rp300.000 |
| 2 | Bappelitbang | 242,3 | Rp153.900 |
| 3 | Dinas Kominfo | 72,2 | Rp36.100 |
| 4 | BPBD | 41,9 | Rp65.500 |
| 5 | Dinas Kesehatan | 35,8 | Rp48.850 |
Top 5 Bulan Februari 2026:
| 1 | Bappelitbang | 108,7 | Rp154.550 |
| 2 | Badan Kesbangpol | 88,0 | Rp44.000 |
| 3 | Sekretariat DPRD | 54,0 | Rp78.000 |
| 4 | Dinas Koperasi UKM | 48,9 | Rp43.350 |
| 5 | Dinas PP&KB | 44,8 | Rp39.800 |
“Langkah ini membuktikan bahwa sampah jika dikelola dengan benar, bukan lagi menjadi beban, melainkan aset yang memiliki nilai ekonomi. Kami berharap penghargaan ini memicu persaingan positif antar instansi untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Kepala Dinas DLH Minsel Roy Sumangkut
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi seluruh lapisan masyarakat di Minahasa Selatan untuk mulai memilah sampah dari rumah dan kantor, guna mewujudkan Minsel yang lebih bersih dan hijau. (*)



Tinggalkan Balasan