AMURANG  – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat koordinasi untuk memastikan program bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI dapat tersalurkan secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini diwujudkan dengan kunjungan koordinasi ke Sentra Tumou Tou Manado (Unit Pelaksana Teknis Kemensos RI di Sulawesi Utara dan Gorontalo) pada pekan kemarin.

Visitasi Dinas Sosial Minsel yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Stelma Tumbel dan Jeanne Lolowang disambut hangat oleh Ketua Sentra Tumou Tou Manado, Ibu Dra. Meerada Saryati Aryani, M.Si.

Dalam kesempatan terjadi pembahasan detail mengenai implementasi Program Bantuan Kemensos RI, khususnya Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang menjadi salah satu fokus Sentra Tumou Tou. Program ATENSI ini menargetkan berbagai kelompok Pemerlu Atensi Sosial (PAS) seperti penyandang disabilitas, lansia terlantar, anak-anak rentan, fakir miskin, dan kelompok rentan lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membicarakan sejumlah hal penting, termasuk:

  • Mekanisme Penyaluran: Memastikan alur data dan penyaluran bantuan sosial berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai dengan data penerima manfaat di Minsel.

  • Validasi Data: Penguatan kerja sama dalam proses asesmen dan validasi data Pemerlu Atensi Sosial (PAS) di tingkat kabupaten, yang kini banyak dibantu oleh dinas sosial di daerah.

  • Peningkatan Jangkauan: Strategi untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat, termasuk di wilayah kepulauan dan terpencil di Minahasa Selatan.

Kabid Rehabilitasi Sosial, Stelma Tumbel menyatakan pentingnya sinergi ini.

“Kami datang untuk berkoordinasi langsung agar seluruh program bantuan dari pusat, khususnya melalui Sentra Tumou Tou Manado, bisa dimaksimalkan di Minsel. Kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan Sentra ini adalah kunci agar hak-hak masyarakat rentan dapat terpenuhi,” ujarnya.

Sentra Tumou Tou Manado sendiri melayani 21 kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. Kunjungan Dinsos Minsel ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan kasus-kasus sosial serta memastikan alokasi bantuan seperti paket sembako, nutrisi tambahan, atau alat bantu bagi penyandang disabilitas, dapat tersalurkan secara merata (*)