MANADO – Ruangan C.J. Rantung di Kantor Gubernur Sulawesi Utara siang itu tampak lebih semarak dari biasanya. Di tengah keriuhan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana, nama Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) berulang kali menggema, memanggil perwakilannya untuk naik ke podium kehormatan.
Bukan hanya sekali, melainkan enam kali. Sebuah catatan prestasi yang membuktikan bahwa urusan keluarga, kependudukan, dan perencanaan bukan sekadar angka di atas kertas bagi Minsel, melainkan sebuah komitmen nyata yang mendarah daging.

Sinergi di Balik Enam Piagam
Di bawah nakhoda Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., Kabupaten Minahasa Selatan berhasil memborong enam penghargaan sekaligus. Prestasi ini menjadi kado manis atas dedikasi mereka dalam menyukseskan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Menariknya, dari deretan penghargaan tersebut, dua piagam disematkan khusus kepada Bupati Franky Wongkar. Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas tangan dingin sang bupati dalam menyusun peta jalan pembangunan kependudukan serta kegigihannya menurunkan angka stunting di “Tanah Toar Lumimuut”.

“Capaian ini adalah buah dari kerja bersama. Ini hasil keringat seluruh jajaran pemerintah, tenaga lini lapangan, dan tentu saja masyarakat Minsel yang sadar akan pentingnya keluarga berkualitas,” ujar Franky Wongkar dengan nada rendah hati.
Dari Pelayanan KB hingga Kreativitas Remaja
Keberhasilan Minsel kali ini menyentuh berbagai lini. Berikut adalah torehan prestasi yang berhasil dibawa pulang:
-
Dominasi Pelayanan KB: Minsel menyabet Juara I capaian pelayanan KB dalam rangka HUT IBI ke-74 dan Juara II Pelayanan Sejuta Akseptor tingkat Provinsi. Hal ini membuktikan bahwa akses kesehatan reproduksi di Minsel berjalan sangat progresif.
-
Inovasi Remaja: Tak hanya fokus pada orang tua, masa depan remaja pun diperhatikan. PIK-R Cita Waya Esa Lelema berhasil meraih Juara III dalam ajang apresiasi pusat informasi konseling remaja, membuktikan bahwa generasi muda Minsel adalah generasi yang “Berani, Beraksi, dan Berkolaborasi”.
-
Perencanaan Strategis: Bupati Franky Wongkar juga mendapat apresiasi tinggi atas keberhasilan menyusun dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025 yang berkualitas.

Estafet Komitmen
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Minsel, Ibu Frely Turangan, dari tangan Wakil Gubernur Sulawesi Utara. Ada rona bangga saat piagam-piagam itu diserahkan, menandai bahwa Minsel kini menjadi salah satu barometer keberhasilan program nasional di Sulawesi Utara.
Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, enam piagam ini bukanlah titik henti. Justru, ini adalah bahan bakar baru untuk terus berlari.
“Penghargaan ini adalah motivasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga di Minahasa Selatan adalah keluarga yang sejahtera, berdaya saing, dan memiliki masa depan yang terencana,” pungkas Bupati Franky.
Di balik gemerlap piagam tersebut, terselip pesan kuat: bahwa sinergi lintas sektor dan kepemimpinan yang peduli adalah kunci utama dalam membangun fondasi bangsa yang dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. (ADV)



Tinggalkan Balasan