AMURANG, SorotanNews.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara resmi mengakhiri masa pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tahun anggaran 2025. Berakhirnya masa tugas tim auditor tersebut ditandai dengan digelarnya Exit Meeting bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minsel, Senin (05/5/2026).

Tim BPK tercatat telah melakukan audit lapangan selama 30 hari kerja yang dimulai sejak 6 April lalu. Pemeriksaan ini merupakan tahap krusial untuk menentukan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Minsel, James Tombokan, menjelaskan bahwa pasca exit meeting, pihaknya masih memiliki waktu satu pekan untuk melakukan finalisasi administratif.

“Hari ini kami telah melaksanakan exit meeting. Ke depan, ada masa satu minggu untuk penyesuaian rekonsiliasi data dan finalisasi. Setelah semua rampung, kami tinggal menunggu jadwal resmi penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK,” ujar Tombokan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menaruh harapan besar pada hasil audit tahun ini. Jika berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), maka ini akan menjadi pencapaian prestisius ke-10 secara berturut-turut bagi kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Franky Donny Wongkar.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Selain sebagai bukti transparansi, raihan WTP ke-10 menjanjikan apresiasi khusus dari Pemerintah Pusat.

  • Konsistensi Tata Kelola: Mempertahankan opini WTP selama satu dekade menunjukkan kematangan sistem akuntansi daerah.
  • Insentif Fiskal:Daerah yang mampu meraih opini WTP ke-10 secara beruntun berpeluang mendapatkan insentif khusus dari Pemerintah Pusat sebagai bentuk penghargaan atas kinerja keuangan yang sehat.

“Kami sangat optimistis bisa meraih WTP ke-10. Selain kebanggaan atas integritas pengelolaan keuangan, ada insentif dari pemerintah pusat bagi daerah yang mampu mencapai tonggak sejarah (milestone) tersebut,” pungkas Tombokan.

Kini, seluruh jajaran Pemkab Minsel bersiap menantikan pengumuman resmi yang akan dikeluarkan oleh BPK RI Perwakilan Sulut dalam waktu dekat. (dou)