AMURANG, SorotanNews.com- Ketua Umum Torang Prabowo-Gibran (Topan-08), Tommy Pantow, menunjukkan kepedulian nyata dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha. Topan-08 membagikan sebanyak 18 ekor sapi sebagai hewan kurban untuk umat Muslim di sejumlah wilayah Sulawesi Utara (Sulut).
Penyerahan hewan kurban ini dilakukan langsung oleh Tommy Pantow pada Selasa (26/5/2026) pagi. Dalam aksi sosial ini, Tommy didampingi oleh Ketua DPC Gerindra Minahasa Selatan (Minsel), Ester Kalangie.
“Hewan kurban yang diserahkan ini tidak hanya pemberian dari Topan-08, tetapi juga dari YSK selaku Gubernur dan Partai Gerindra Kabupaten Minahasa Selatan,” ujar Tommy Pantow kepada wartawan.

Sebanyak 18 ekor sapi tersebut didistribusikan ke 18 titik masjid yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Sulut.
Di Kabupaten Minahasa Selatan, ada 4 titik masjid yang menerima bantuan, yaitu, Masjid Al-Mu’minun Amurang, Masjid Tumpaan Satu, Masjid Tumpaan Baru, Masjid Matani.
Sementara itu, wilayah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjadi area distribusi terbanyak dengan 8 titik, diikuti Bolaang Mongondow (Bolmong) 4 titik, Kota Manado 1 titik, dan Langowan 1 titik.
Pererat Silaturahmi dan Toleransi di Sulut
Tommy berharap kurban tahun ini tidak sekadar menjadi ritual material belaka, melainkan menjadi simbol keikhlasan jiwa, pembersihan hati, dan bukti cinta yang nyata kepada Sang Pencipta serta sesama manusia. Sehingga menurutnya daging kurban yang disalurkan tidak hanya memberikan manfaat materiil, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. Menurutnya, momen ini adalah simbol kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai momentum Idul Adha dengan meningkatkan rasa keikhlasan serta memperkuat solidaritas antarsesama.
“Kita harus terus bertoleransi antarumat beragama dan mendukung program pemerintah untuk saling membantu tanpa memandang perbedaan agama. Ini adalah wujud persaudaraan dalam kebangsaan. Apalagi Sulawesi Utara dikenal sangat toleran,” pungkas Tommy. (dou)



Tinggalkan Balasan