AMURANG, SorotanNews.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menghadiri upacara Pelantikan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Minahasa Selatan. Agenda krusial tersebut berlangsung di Aula Waleta Cita Waya Esa, Kantor Bupati Minsel, pada Jumat (14/8).
Kehadiran pengurus ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa ini memenuhi undangan resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., serta disaksikan oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, dan jajaran pejabat Pemkab Minsel.
Ketua DPC ABPEDNAS Minsel, Notje Karamoy, S.H., menegaskan bahwa momentum pelantikan ini sangat strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat desa.
“Melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antara ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, Pemerintah Daerah, hingga aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, kami optimistis peran BPD dalam mengawal pembangunan desa akan makin optimal,” ujar Notje yang juga berprofesi sebagai Advokat tersebut.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Minsel, Dr. Masye Liando, M.Pd. Akademisi Unima asal Malola ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Minahasa Selatan atas perlakuan serta perhatian yang diberikan kepada lembaga wadah berhimpunnya BPD dan LPMK tersebut.
“Undangan ini merupakan wujud nyata perhatian dan kepedulian Pemkab Minsel terhadap keberadaan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa sebagai mitra strategis pemerintah. Kami berharap BPD yang baru dilantik dapat terus bersinergi harmonis dengan Pemerintah Desa demi kemajuan masyarakat,” tutur Liando.
Kehadiran jajaran pengurus kedua organisasi ini diharapkan makin memantapkan fungsi BPD dalam pengawasan, penyerapan aspirasi warga, serta penyusunan regulasi desa yang akuntabel dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (dou)



Tinggalkan Balasan