AMURANG, SorotanNews.com — Atas inisiatif Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, peti jenazah almarhum Berny Tamara disemayamkan di Kantor Bupati pada Kamis (10/9/2026).
Suasana khidmat menyelimuti ruang persemayaman saat ibadah bersama digelar, dihadiri jajaran pejabat, ASN, hingga para pengurus Perkumpulan Mantan Panitia Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan (PMP2KMS).
Bupati Frangky Wongkar memimpin langsung upacara penghormatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi almarhum yang semasa hidupnya teguh berjuang bersama tokoh-tokoh lokal demi melahirkan Minahasa Selatan sebagai daerah otonom.
Langkah pemda memberikan penghormatan terakhir di pusat pemerintahan daerah ini menuai apresiasi dari PMP2KMS. Ferry Daud Liando, Mantan Wakil Ketua Panitia Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan, menilai momen ini sebagai bentuk pengakuan yang sangat berharga.
“Memang selama ini penghargaan Pemda Minsel terhadap para PMP2KMS baik, mulai dari pelibatan dalam hari jadi kabupaten hingga evaluasi perkembangan daerah. Namun kali ini sudah sangat luar biasa, karena pejuang yang meninggal dunia diberikan kehormatan disemayamkan di kantor bupati. Ini kehormatan besar. Saya bangga karena para pejuang mulai diakui keberadaannya oleh pemerintah dan dihargai segala jerih payahnya,” ujar Ferry.
Ferry juga menyoroti jejak rekam almarhum Berny Tamara di panggung politik. Bagi Ferry, ukuran keberhasilan seorang politisi tidak ditentukan dari seberapa lama ia memegang kekuasaan, melainkan dari besarnya kontribusi nyata yang ditinggalkan bagi masyarakat.
“Pak Berny meski hanya menjabat tujuh tahun sebagai anggota DPR RI, beliau mampu memperjuangkan Minsel menjadi daerah otonom. Ini sebuah legasi yang amat berharga dan akan terus dikenang,” pungkasnya. (dou)

Tinggalkan Balasan