Lagi, Kepemimpinan CEP Torehkan Prestasi, Minsel Ranking Pertama Patuh Tindaklanjuti LHP BPK-RI

IMG-20200914-WA0018

MANADO, SNews.com — KEPEMIMPINAN Christiany Eugenia Paruntu (CEP) sebagai Bupati Minahasa Selatan kerap menorehkan banyak prestasi membanggakan.

Apalagi di bidang pengelolaan keuangan.
Setelah, sukses mendapat catatan manis di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah dengan meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ke-empat kalinya dari BPK-RI Perwakilan Sulawesi Utara.

Kali ini, di bawah nakhoda kepemimpinan energik Bupati dua periode itu, Minsel diapresiasi menjadi daerah yang paling patuh menindaklanjuti rekomendasi atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) se Provinsi Sulawesi Utara.

Ketua BPK-RI perwakilan Sulut, Karyadi SE, MM dalam konfrensi pers menyebutkan Pemkab Minsel menempati rangking pertama daerah yang melakukan tindaklanjut rekomendasi BPK RI atas LHP BPK RI Perwakilan Sulut tahun 2019 dengan persentasi tindaklanjut capai 76,67 persen dari 15 Kabupaten kota yang ada di Sulut.

Paripurna Ranperda LKPJ APBD tahun 2019

“Pemerintah daerah diberi waktu 60 hari untuk menyiapkan action plan atau rencana kerja. Untuk menindaklanjuti rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh BPK. Ternyata Minsel berhasil mendapatkan rangking pertama paling patuh. Menyelesiakan 30 rekomendasi dalam durasi waktu 60 hari, ” ungkap Karyadi.

Sebagai pimpinan BPK Karyadi memberi apresiasi yang luar biasa atas capain-capaian yang ditunjukkan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan secara tertib administrasi. Termasuk patuh menindaklanjuti berbagai rekomendasi.

Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Minahasa Selatan memaknai raihan prestasi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel untuk melakukan perbaikan manajemen administrasi keuangan daerah.

“Ini merupakan bagian penting dari komitmen dan political will kepala daerah. Visi dan kemauan politik Ibu Bupati Tetty untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik, bersih dan akuntabel, terutama perbaikan pelayanan dan pengelolaan keuangan,” ungkap Kepala Inspektorat Minsel melalui sekretarisnya Brando Tampemawa.

Dia juga menyebutkan catatan manis Yang dsematkan BPK adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen seluruh penyelenggara pemerintahan daerah.

“Semu adalah hasil kerja bersama. Alhasil, Minsel menjadi daerah di Sulut yang berhasil meraih rangking satu atas pelaporan tindak lanjut temuan LHP BPK RI,” kata Tampemawa. (dou)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here