Nakhodai Golkar Minsel, MEP Jemput Kemenangan Pilkada

IMG-20200914-WA0018

AMURANG — Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Partai Golkar Kabupaten Minahasa Selatan berlangsung sukses, Senin (3/8) kemarin.

Michaela Elsiana Paruntu (MEP) terpilih secara aklamasi. Memimpin partai besutan Airlangga Hartato itu, selama lima tahun kedepan.

Sekretaris DPD Golkar Sulut Raski Mokodompit dalam sambutannya membuka agenda Musda itu, mengatakan, ketua terpilih wajib melakukan konsolidasi organisasi menyiapkan infrastruktur partai sampai ke tingkat kelurahan/desa apalagi dalam waktu dekat ini ada perhelatan demokrasi pada 9 Desember 2020.

” PG Minsel wajib untuk mensosialisasikan dan memenangkan calon Gubernur Sulut dan Calon Bupati Minsel dari Partai Golkar,”ungkap Raski.

Anggota Deprov Sulut itu meyakini dibawah nakhoda MEP Golkar akan terus menjadi partai pemenang di Kabupaten Minahasa Selatan. Sebagaimana yang telah dibuat sang kakak Tetty Paruntu, Golkar Minsel menjadi pemenang dalam pemilu dan pilkada sepuluh tahun terakhir.

“Selain konsolidasi kepengurusan, tugas yang juga penting wajib diselesaikan dalam waktu dekat yaitu memenangkan Pilkada 9 Desember 2020 ini, ” paparnya.

Raski menyatakan juga MEP adalah generasi milenial diharapkan, dapat membawa Partai Golkar Minsel sebagai partai yang dapat menjawab kebutuhan kaum milenial dalam peran serta mengisi pembangunan, agar tujuan masyarakat sejahtera bisa terwujud lewat kepemimpinan generasi milenial.

“Dicalonkan sebagai Bupati Minsel, MEP adalah jawaban untuk melanjutkan kepemimpinan yang sudah ada, untuk itu diharapkan dukungan segenap masyarakat Minsel,” tandas Ketua Fraksi Golkar itu.

Sementara itu, MEP sendiri usai terpilih menyatakan akan menjadikan Partai Golkar Minsel terus mengakar, maju, dan dekat dengan masyarakat.

Sebagai kandidat pilkada 2020, MEP berkomitmen menjadikan Golkar pemenang.

“Mari kita jaga api kekompakan kita. Kita pastikan Golkar tetap mempertahankan kemenangan pada pilkada yang sudah di depan mata, ” seru MEP yang disambut riuh tepuk tangan peserta Musda.

MEP pun menutup sambutannya dengan membawakan puisi. Sebagaimana lasimnya tradisi Partai Golkar dalam agenda-agenda organisasi.

“Ambil Mangga dengan Galah,
Karena Pohonnya tinggi sekali.
Tetap Semangat Jangan Menyerah,
Lakukan Pekerjaan sepenuh hati.

Jalan-jalan ke kebun Pak Mamat,
Ketemu buah di semak Belukar.
Kita Kerja Keras penuh Semangat,
Demi untuk Kemenangan Partai Golkar, ” kunci MEP. (dou)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here