AMURANG –Penetapan zona merah covid-19 ke Kabupaten Minsel ternyata salah data. Itu akibat keteledoran Gugus tugas (Gustu) Pemprov Sulut yang tidak menyajikan data perkembangan Covid secara uptodate.

Juru bicara Gustu Minsel dr Erwin Schouten menjelaskan hingga Sabtu (8/8) akhir pekan lalu total kasus positif Minahasa Selatan 83 Orang (1 kasus belum diumumkan) dengan perincian, sembuh 61 orang, meninggal 8 orang, dirawat 14 orang.

Sementara di situs resmi Corona.sulutprov.go.id total kasus
positif 80 orang, sembuh 13 orang, meninggal 8 orang, dirawat 59 orang.

“Perbedaan data ini disebabkan oleh belum terupdatenya data Dinkes Provinsi Sulut sehingga menyebabkan Minahasa Selatan ditetapkan menjadi “Zona Merah” dalam pemgumunan Covid-19 Pusat, ” terang Schouten.

Dia menyesalkan ketidakbecusan oknum di Gustu Propinsi dalam mengelola data covid yang berakibat pada kesalahan interpretasi indikator penentuan zona. Padahal pihak Gustu Minsel selalu memberikan update perkembabgan kasus ke Propinsi.

“Perbedaan data tersebut akan menyebabkan salah interprestasi indikator untuk penentuan Zona Covid-19 Pusat,” sesal Schouten.

Sementara itu, berdasarkan penelusan ternyata situs resmi Corona.sulutprov.go.id tidak lagi diupdate semenjak dua pekan terakhir.

Juru bicara Gustu Pemprov dr Steven Dandel belum berhasil dikonfirmasi. Hanya saja dikabarkan staf yang mengelola situs resmi tersebut sudah mengundurkan diri. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here