oleh

Pantas Ditiru, Polimdo Latih Pembuatan Pembukuan Keuangan UMKM di Desa Tandengan

MINAHASA, SorotanNews.com — GUNA meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan melalui data digital, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melalui Mahasiswa dan Dosen Jurusan Akuntansi memberikan pelatihan pembukuan keuangan secara digital di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Tandengan, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat, 10 September 2021.

Hajatan yang mengambil tema Penerapan Aplikasi Akuntansi UKM berbasis android tersebut merupakan program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Pelaksanaan kegiatan ini berupa sosialisasi kepada mitra dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam bidang pencatatan keuangan usaha dan penggunaan aplikasi akuntansi UKM berbasis Android,” ujar Tim Pelaksana PKM Jurusan Akuntansi Polimdo yang terdiri dari Esrie Limpeleh SE MM, Joseph Tangon SE MSA AkCA, Andreuw Pantow SE MSA AkCA, Sintia Korompis SE MSA, Raykes Tuerah SE MSA, Christony Maradesa SE MSA Ak, Jumat (17/09/2021).

Menurut para tim dosen PKM kali ini melibatkan mahasiswa semester 5 dan tingkat akhir. Hal ini merupakan bagian dari bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kami berharap kegiatan pelatihan pembukuan keuangan dapat bermanfaat untuk UMKM di Desa Tandengan,” ujar mereka.

“Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala Desa dan masyarakat yang memiliki UMKM di Desa Tandengan, sehingga masyarakat disana tidak sedikit yang hadir dan sangat responsif dalam menerima materi yang disampaikan,” tambah Tim PKM Polimdo.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tandengan, Johly Mangapeng mengapresiasi sosialisasi yang dilaksanakan Jurusan Akuntansi Polimdo. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membantu para pelaku usaha khusus UMKM dalam mengenal pencatatan keuangan usaha dan penggunaan Aplikasi Akuntansi UKM berbasis Android.

“Dengan begitu para pelaku usaha di Desa Tandengan bisa lebih mudah memantau kondisi keuangan usaha serta lebih mudah mendapatkan pembiayaan dari Lembaga Keuangan dalam rangka pengembangan usaha ke skala yang lebih besar,” kunci Sekdes Johly Mangapeng. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *