oleh

Polimdo Wisudakan 476 Mahasiswa, Alelo : Berkontribusilah Bagi Pembangunan Bangsa


MANADO, SorotanNews.com — AURA kegembiraan begitu kental di wajah wisudawan/ti Politeknik Negeri Manado. Mereka pantas senang sebab momentum yang dinanti-nanti selama mengenyam pendidikan akhirnya datang pula.

Kamis 30 September pagi tadi, menjadi hari paling bersejarah. 476 Mahasiswa Polimdo akhirnya diwisudakan dan resmi mengantongi gelar.

Prosesi wisudah yang berlangsung sekira Pukul 10.00 WITA di Gedung Auditorium Prof Ruddy Tenda itu berjalan sukses penuh khidmat dengan tetap menjalakan prokes pandemi Covid-19.

Dari laporan, Wakil Direktur Politeknik Negeri Manado Bidang Akademik, Dr Tinneke Saroinsong SST MEng hingga 17 September 2021, lulusan Politeknik Negeri Manado yang di wisuda sudah mencapai angka 13.449 orang.

Prosesi Sidang Terbuka, Senat Politeknik Manado dengan Wisuda Tahun 2021 untuk Program Sarjana Terapan dan Diploma III Tahun Akademik 2020/2021 sendiri berjalan sesuai kuorum, pasalnya dari jumlah anggota senat yang hadir mencapai 23 orang dari total 24 anggota. Pembukaan sidang ini, dilakukan oleh Ketua Senat, Rudolf Esthepanus Golioth Mait ST MT.

Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra Maryke Alelo MBA mengaku bangga dan mengapresiasi capaian para wisudawan selama menjalani proses belajar di intitusi yang dipimpinnya, sambil menyebut hari ini adalah hari yang luar biasa.

Alelo pun menyebut, prosesi secara offline ini disebutnya sebagai prestasi, selain nilai spritualitas toga panjang yang digunakan para wisudawan adalah lambang demokrasi.

Artinya semua sama dimata hukum. Toga hitam adalah lambang misteri dalam kehidupan yang hanya bisa dijalani manusia dengan bantuan Yang Kuasa,” katanya.

Topi, lanjutnya adalah lambang otoritas berpikir, dia pun meminta para wisudawan untuk tidak mengandalkan satu prespektif semata, karena hidup bukan hanya satu segi. Tidak ketinggalan makna tali di topi yang digunakan para wisudawan pun di jelaskannya.

“Makna tali, yang dipindahkan dari kiri ke kanan melambangkan jangan hanya gunakan otak kiri, gunakan juga otak kanan agar seimbang melihat sesuatu. Ingat, jadilah orang yang berguna dan berdaya saing dalam pembangunan negara kita,” tambahnya.

Para wisudawan pun berjanji akan memberikan yang terbaik usai mereka kembali ke daerah dan turut berkontribusi dalam pembangunan daerah, seperti janji wisudawan yang dibacakan oleh Brian Lontong.

Pantauan SorotanNews.com nampak suasana di luar ruangan wisuda ramai. Apalagi karena menjalankan prokes orang tua wisudawan hanya bisa menunggu di luar. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *