oleh

Sokong Program Vaksinasi, Polimdo Gelar Vaksin Massal Sasar 2.100 Mahasiswa

MANADO, SorotanNews.com — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) Rabu (22/10) kemarin menggelar vaksinasi massal.

Program vaksinasi kali ini merupakan rangkaian dari kegiatan vaksin nasional serentak di 96 daerah yang dipantau langsung Presiden Jokowi melalui media daring.

Data diperoleh antusias Mahasiswa Polimdo begitu tinggi. Menurut Direktur Polimdo Alelo ada sekira 2.100 Mahiswa ikut berpatisipasi pada vaksinasi kali Ini.

“Dunia perguruan tinggi harus menjadi leading sektor vaksinasi. Polimdo berkomitmen mendukung kegiatan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid 19, melalui vaksinasi massal ini, ” kata Alelo.

Menariknya Walikota Manado Andrei Angouw dan Forkopimda Sulut, Gubernur Olly Dondokambey, Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Wanti WF Mamahit dan Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong terlihat hadir melakukan peninjauan pada pelaksanaan vaksinasi ini.

Pelaksanaan vaksinasi massal ini, diinisasi oleh beberapa aliansi mahasiswa nasional.

“Terima kasih, kepada para mahasiswa yang sudah menginisiasi vaksinasi yang saat ini. Vaksinasi ini, adalah upaya sangat efektif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kami akan, terus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi, dengan TNI dan juga dengan semua elemen masyarakat, ormas dan mahasiswa untuk melakukan percepatan vaksinasi,” ujar Irjen Pol Nana Sudjana.

Jenderal bintang dua ini juga mengatakan, polisi akan proaktif mendatangi masyarakat khususnya yang ada di desa-desa, untuk melaksanakan vaksinasi. Selain menggelar gerai-gerai vaksinasi, Polri juga mengadakan vaksinasi mobile yang dilakukan secara door to door.

Senada dengan Kapolda, Pangdam XIII/Merdeka juga memberikan apresiasi kepada para mahasiswa.

“Ini kontribusi mahasiswa untuk kemajuan bangsa. Namun imbauan saya, mari kita terus menjaga protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19,” ujar Pangdam XIII/Merdeka.

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey mengatakan, target Pemerintah Provinsi Suluawesi Utara bahwa nanti pada semester berikut sudah bisa dilaksanakan kuliah tatap muka. “Kita menganjurkan kepada seluruh pelajar, seluruh mahasiswa untuk divaksin 2 kali sehingga sudah bisa kita buka sekolah tatap muka dan tentu sesuai dengan prokes,” kata Olly. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *