oleh

Puji Tuhan! Minsel Beresiko Rendah C-19, Bupati FDW Terbitkan SE PPKM Level 1

AMURANG, SorotanNews.com — Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan tergolong sukses. Itu dibuktikan denganditerbitkannya Surat Edaran soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 oleh Bupati Franky Wongkar.

Diterbitkannya SE nomor 550/BMS-TP/XI-2021, tentang PPKM level 1 itu menandakan menurunnya risiko penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan, karena mulai terbentuknya herd immunity.

Bupati Minsel, Franky Wongkar, dalam surat edaran itu menjelaskan, penetapan PPKM Level 1 itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2021, tentang status PPKM dan semua pemberlakuan aturannya.

“Berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan RI bahwa Kabupaten Minsel ditetapkan kriteria Level 1 penanganan Covid-18. Itu artinya capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 70 persen,” sebut Franky Wongkar dalam Surat Edaran.

Faktor penunjang lain turunnya level penanganan Covid-19 di Kabupaten Minsel adalah capaian vaksinasi dosis 1 kepada warta lanjut usia, sudah mencapai 60 persen.

Dijelaskan Franky Wongkar, upaya percepatan vaksinasi harus terus dilakukan untuk melindungi sebanyak mungkin warga Kabupaten Minsel.

“Upaya ini dilakukan untuk menurunkan laju penularan serta mengutamakan keselamatan mereka yang rentan, seperti lansia dan orang dengan komorbid,” jelas Franky Wongkar.

Meski sudah berada pada level 1 Bupati mengingatkan masyarakat tidak abai terhadap penerapan prokol covid-19.

“Harus ada tanggung jawab semua stakholder untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, untuk mempercepat pemutusan mata rantai Covid-19 di Minsel,” jelasnya Franky Wongkar, Kamis (25/11/2021).

Kepada semua Camat se-Minsel, kata Franky Wongkar, dia sudah memberikan target kerja, termasuk penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.

“Semua Camat sudah diberi target kerja, dan mereka sudah menyanggupinya dengan menandatangani surat pernyataan,” ungkap Franky Wongkar.

Tercatat per 21 November terjadi penambahan yang signifikan programs percepatan vaksinasi Covid-19.

Disampaikan Kadis Dinkes Erwin Scouten tercatat untuk data dosis I sudah mencapai 73-74 persen warga sasaran yang menerima vaksinasi. Sementara untuk data dosis II sudah mencapai 40 an persen. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *