oleh

Semangat Antikorupsi! 53 Pegawai Polimdo Jadi Peserta Sosialisasi Pencegahan Tipikor

MANADO, SorotanNews.com — Semangat antikorupsi ditunjukkan Civitas Akademika Politeknik Negeri Manado (Polimdo). Hal itu dibuktikan dengan ikutnya 53 pegawai Polimdo pada sosialiasi nilai integritas dan pencegahan tindak pidana korupsi yang diberikan oleh Forum Penyuluhan Anti Korupsi (PAK) Sulawesi Utara (Sulut), di Gedung Auditorium Prof Tenda Polimdo, Rabu (08/12).

Penyuluhan tersebut diberikan langsung oleh ketua Forum PAK Sulut, Ais Kai yang didampingi langsung anggota forum PAK lainnya, Okta Lontong.


“Sosialiasi pencegahan tindak pidana korupsi tujuannya memberikan pendidikan yang berintegritas, apa yang kami dapatkan ini yang dibagikan ke teman-teman semua. Sekali lagi, tujuannya untuk membangun integritas,” ungkapnya didepan 53 Staff yang terlibat pada sosialisasi tersebut.

Ais sapaan akrab teman-temanya ketika diwawancarai mengatakan, sosialiasi yang diberikan terkait nilai-nilai integritas, pengertian korupsi, tindak pidana korupsi hingga pencegahannya.

“Sekali lagi sosialisasi ini lebih pada pencegahan terhadap 7 tindak pidana korupsi yang bisa terjadi dimana saja, dan kapan saja,” jelasnya.

Ia juga menyebut forum PAK Sulut sudah berapa kali melakukan sosialisasi di perguruan tinggi Polimdo.

“Beberapa kali kami terlibat dalam sosialisasi di perguruan tinggi Polimdo. Untuk Staff, ini yang pertama kalinya. Tetapi, kemarin kami telah menyusun kurikulum anti Korupsi di Jurusan Pariwisata Polimdo. Sosialisasi kali ini juga dalam rangka memperingati hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2021 yang diperingati pada esok hari,” tuturnya.

Sedangkan Wakil Direktur Bidang umum dan keuangan, Susy Amelia Marentek, SE MSA ketika ditemui menyebut kegiatan ini tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada setiap Staff terkait apa itu korupsi.

“Korupsi bukan hanya bicara uang, walaupun dampak korupsi yang kita ketahui kebanyakan berkaitan dengan uang,”ujar mantan ketua Jurusan Akuntasi Polimdo ini.

Marentek juga mengharapkan, setiap Staff yang mengikuti pelatihan tidak diam ketika melihat tindakan-tindakan yang dinilai korupsi.

“Kirannya Staff bisa bekerja sesuai tupoksinya sehari-hari sembari terlibat dalam pengawasan tindakan korupsi.”

“Korupsi yang mereka pahami saat ini adalah tidak adanya penguatan terhadap mahasiswa, tidak boleh korupsi waktu, tidak boleh melanggar aturan-aturan yang sudah menjadi zona dalam peraturan-peraturan terkait pengelolaan keuangan, terutama kita disini juga memiliki pejabat pembuat komitmen dalam hal pengadaan barang dan jasa dan sosialisasi terkait pencegahan korupsi sangat penting untuk mereka dengar,” ucapnya.

Lanjutnya, Polimdo kedepannya akan berupaya menjadi satker zona integritas wilayah bebas korupsi.

“Maka Staff akan menjadi bagian dalam program zona integritas, Staff ke depannya akan leluasanya menuangkan apa yang mereka saksikan dalam satu sistem yang sedang dibangun yakni sistem penguatan pengawasan yang berada dibawah koordinasi satuan pengawasan internal Polimdo,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *