oleh

Bejat! Pria Lansia Amurang Timur Cabuli Siswa Kelas III SD

AMURANG- Tega benar apa yang dilakukan pria lansia JNS alias Jhon (81) Warga Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan. Entah apa yang merasukinya lelaki rentah itu mencabuli seorang bocah perempuan berusia 9 tahun yang diketahui masih duduk di kelas III Sekolah Dasar.

Atas perbuatannya itu, Pelaku kini diamankan di Polsek Amurang, setelah diadukan orang tua korban, Rabu (30/03) sore tadi.

“Benar, kami menerima laporan dugaan pencabulan terhadap bocah 9 tahun yang masih duduk dibangku kelas III SD. dengan terduga pelaku JNS yang sudah lanjut usia (lansial). setelah menerima laporan, maka anggota langsung menjemput terduga pelaku dikediamannya di Desa Pinaling,” aku Kapolsek Amurang Iptu Bayu Damara Putra.

Putra menjelaskan kasus ini terungkap, saat tetangga korban melaporkan korban terlihat masuk di dalam kamar terduga pelaku. curiga atas hal tersebut, saksi yang tak lain tetangga korban melaporkan kepada ibu korban. kepada ibu korban, korban mengaku bahwa telah dicabuli oleh JNS serta korban diancam oleh diduga pelaku untuk tidak melaporkan perbuatan bejatnya.

“Jadi awalnya ada yang melihat bahwa korban memasuki kamar JNS, saksi yang melihat kemudian melaporkan hal ini kepada ibu korban. Dari hasil pemeriksaan awal, bahwa motif pelaku ialah merayu korban dengan mengiming-imingi uang. pelaku juga sempat mengancam untuk tidak melaporkan perbuatan pelaku,” terang Damara.

Dalam melancarkan aksinya pelaku sempat menggosok-gosok kemaluan korban menggunakan minyak.

“Korban mengaku bahwa pelaku sempat menyetubuhi dirinya. Tapi rupanya pelaku dalam keterangan sempat membantah bahwa aksinya hanya memegang kemaluan korban,” terang Kapolsek.

Kendati begitu, menurut Damara pelaku akhirnya mengakui perbuatannya dan menyesal telah melakukan aksi bejat itu.

Atas aksinya itu, pelaku diancam pidana 15 tahun penjara, dijerat dengan pasal 81 ayat I tentang perlindunagn anak.

Diketahui, bahwa JNS merupakan tetangga korban, yang setiap harinya korban sering bermain dengan beberapa teman-temannya dihalaman rumah tersangka. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *