oleh

Bupati FDW : Tak Ada Penambahan Kasus Minsel PPKM Level Satu

AMURANG, SorotanNews.com — Upaya pengendalian Covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan tergolong sukses. Pemerintahan FDW-PYR dinilai sukses menangani pandemi. Baru-baru ini Instruksi Mendagri nomor 21 tahun 2022 tentang pemberlakuan PPKM level 3, level 2 dan level 1 serta optimalisasi posko penanganan virus Corona di tingkat desa dan kelurahan di wilayah Sumatra, Nusa tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Dalam instruksi Mendagri itu menetapkan Kabupaten Minahasa Selatan level I PPKM terhitung sejak 11 April 2022 kemarin.

Hal itu ditegaskan Bupati Franky Wongkar saat melaunching WiFI gratis di RTP, Sabtu (16/04) kemarin.

“Minsel tidak ada ketambahan kasus. Hanya ada satu kasus aktif. Kita PPKM level I,” ungkap Bupati.

Bupati berharap masyarakat tetap menjalankan Prokes sehingga situasi pandemi di Kabupaten Minahasa Selatan terus terkendali dan tidak terjadi peningkatan kasus aktif.

Sebelumnya jubir Satgas Covid-19 Pemkab Minsel Erwin Schouten menyebutkan dari 15 Kabupaten/kota se-Sulut Minsel satu-satunya daerah yang ditetapkan pihak Kemendagri berada pada resiko rendah atau PPKM level karena terbentuknya herd immunity.

“Level 2 yaitu Kabupaten Minahasa,
Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten
Kepulauan Talaud, Kabupaten Minahasa Utara,
Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten
Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kabupaten
Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, dan Kota Kotamobagu. Sementara untuk level 3 Kabupaten Bolaang Mongondow,” ungkap Schouten. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *