oleh

Bareng BKKBN dan Balai POM, FER Edukasi Masyarakat Soal Stunting dan Program Keluarga Berencana

AMURANG, SorotanNews.com –Ketua Komisi IX DPR RI Felly Esterlita Runtuwene kembali mengedukasi masyarakat Amurang dan sekitarnya, melalui kegiatan sosialisasi bersama Balai POM Manado dan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, Senin (25/04) sore tadi.

Dalam kesempatan itu, anggota DPR-RI dapil Sulawesi Utara itu, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap peran Balai POM dan BKKBN sebagai institusi negara yang memiliki tugas dalam pelaksanaan pelayanan publik di bidang pengawasan obat dan makanan tetapi juga terhadap pembangunan keluarga berencana. Menurutnya masyarakat perlu mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi baik bagi keluarga maupun remaja untuktidak terjebak seks bebas, menghindari pernikahan usai anak.

Selain memberikan pemahaman tentang peran Balai POM dan BKKBN yang begitu penting bagi masyarakat, politisi Nasdem itu juga banyak menitikberatkan paparannya pada kondisi Stunting.

Dia mengajak masyarakat untuk memiliki kepekaan terhadap kondisi Stunting. Kata FER peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka menekan angka stunting.

FER menyebutkan angka stunting di Sulut tergolong tinggi. Berada dikisaran 27 persen. Sementara target pemerintah sampai pada tahun 2024 angka penurunan prevelensi hingga 14 persen.

“Kondisi semacam ini jadi tanda awas dan perhatian kita semua. Jadi pencegahan terhadap Stunting harus dimulai dengan pemenuhan gizi 1000 hari pertama anak sejak masih dalam kandungan. Pemberian asi juga sangat penting, ini merujuk pada orang tua untuk mengkonsumsi makanan bergizi agar supaya anak mendapatkan asi yang baik. Kebersihan rumah juga sangat diperlukan. Penggunaan air bersih harus menjadi perhatian,” urai FER.

Dia mengedukasi masyarakat bahwa sarana prasarana dan insfratruktur penyediaan air minum, lingkungan yang bersih, jamban yang layak dan hal-hal lainnya juga menjadi hal penting selain kebutuhan gizi terhadap anak sehingga terhindar dari bahaya stunting.

“Perlu upaya masif semua pihak. Sehingga edukasi semacam ini sampai ke telinga masyarakat di bawah,” harapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *