oleh

Kisah Membanggakan Chrisian Lasut, Kepsek SD Inpres Suwaan Menjadi Pemimpin Upacara Hardiknas di Minut

MOMENTUM peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Minahasa Utara menjadi hari paling bersejarah bagi Kepsek SD Inpres Suwaan Christian Lasut.

Gupres tingkat nasional itu tak menyangka diberi kepercayaan Bupati Minut Joune Ganda melalui panitia penyelenggara menjadi pemimpin upacara pada momentum bersejarah itu.

Apalagi upacara Hardiknas tahun 2022 yang mengambil tema Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar itu justru digelar pada 13 Mei 2022 kemarin.

Tema Hardiknas tahun ini sangat tepat dan sejalan dengan upaya pemerintah melakukan terobosan yang besar dan pemulihan pendidikan dengan program merdeka belajar dan merdeka mengajar. Cita cita untuk terus melahirkan pemimpin pembelajaran kini bukan lagi sebuah wacana melainkan menjadi aksinya nyata.

Bagi Mahasiswa S3 Pasca Sarjana STAKAM Appolos Manado itu, kepercayaan yang didapatkan merupakan sebuah penghargaan sekaligus kebanggan tersendiri. Itu sebab Ia mengaku bersyukur.


“Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus sang pemilik segalanya. Tuhan Yesus baik, sungguh baik, teramat baik. Semua hanyalah titipan Tuhan dan hanya bagi Tuhan segala Kemuliaan. ” ungkap Lasut dalam nada penuh gembira.

Guru yang juga menjadi satu satunya Assesor Nasional Program Guru Penggerak di Kabupaten Minahasa Utara, dan satu satunya Assesor Nasional PGP jenjang Kepala Sekolah di Sulawesi Utara pun menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bupati Joune Ganda, SE dan Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin William Lotulung, atas kepercayaan menjadi pemimpin upacara hardiknas.

“Juga kepada Kepala Dinas Pendidikan Kab. Minahasa Utara Dra. Pettra Enoch, M.Pd. Serta, ketua Panitia Hardiknas Kabid Dikdas ibu Deisy E. Ombuh, S.Pd., M.M.Pd, dan kepada seluruh panitia yang telah berkenan memberikan sebuah kepercayaan sebagai pemimpin upacara Hardiknas 2022,” ketusnya.

Motivasi dan semangat juga didapat dari Kepala Sekolah SD Negeri Tumaluntung ibu Yunike Paulus, S.Pd yang adalah seorang Pengajar Praktik PGP. Menurut tokoh pendidikan di Indonesia, Ki Hajar Dewantara mengatakan bahwa peran pendidik adalah sebagai fasilitator dan motivator.  Sebagai tujuan pendidikan, Ki Hajar Dewantara  trilogi pendidikan yaitu : Tut Wuri Handayani, Ing Madya Mangun Karsa, dan Ing Ngarsa Sung Tulada.


Sejatinya, pendidikan adalah bentuk aplikasi nyata menanamkan nilai-nilai Pancasila dan di hidupinya sebagai makhluk sosial serta, melahirkan karekater yang baik, berpengetahuan, juga sehat secara jasmani dan rohani. Menurut Christian, yang adalah lulusan Cumlaude di Pascasarjana UNIMA S2 PGSD, bahwa pendidikan menjadi sangat penting di Indonesia sebagai negera maju.

Karena, hakikatnya dengan pendidikan yang berkualitas baik dapat menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas baik juga. Sehingga dengan demikian manusia dapat mengembangkan kognitif yang dimiliki, menjadikan seseorang yang kreatif , terampil, mandiri dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Tutup Christian yang juga adalah seorang penulis buku dan Dosen di STAKAM juga STTP Tomohon.


Diketahui Christian Lasut memaang tercatat memiliki segudang prestasi mengharumkan nama Kabupaten Minahasa Utara hingga ke tingkat Nasional. Seorang Kepala Sekolah yang hampir tak pernah lowong mendapatkan penghargaan dan mengharumkan nama Kabupaten Minahasa Utara di bidang Pendidikan. Tercatat sebagian dari prestasi yang diraihnya yaitu menjadi lima kali menjadi penyaji Seminar Nasional di Universitas Nageri Malang, juara 2 tingkat Nasional lomba inovasi pembelajaran di Universitas Negeri Malang, Juara 1 Lomba Video Pembelajaran, Guru Berprestasi Tingkat Nasional, Terbaik dalam Diklat Cakep kelas E, satu satunya Assesor Nasional Program Guru Penggerak di Kabupaten Minahasa Utara, dan satu satunya Assesor Nasional PGP jenjang Kepala Sekolah di Sulawesi Utara. Saat ini menjabat sebagai Ketua Daerah Perkumpulan Penulis dan Motivator Nasional di Kabupaten Minahasa Utara, dan masih banyak prestasi lainnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *