oleh

FDW : Pemkab Segera Bangun Hunian Sementara Korban Bencana Amurang

AMURANG, SorotanNews.com — Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar mengatakan pemerintah segera membangun barak pengungsi atau hunian sementara korban abrasi pesisir pantai sebagian Kelurahan Uwuran Satu dan Bitung Amurang, yang kehilangan rumahnya. Bupati berharap penyediaan hunian sementara berupa barak bisa memberikan kenyamanan bagi keluarga korban, sembari menunggu proses relokasi hunian baru yang akan dibangun pemerintah pusat bekerjasama dengan pemkab Minsel.

“Pemkab sudah siapkan lahan untuk dibangun hunian sementara, sambil menunggu proses relokasi tempat hunian yang semi parmanen yang akan disiapkan pemerintah,” kata Bupati saat berkunjung ke posko pengungsian di Kelurahan Lewet Amurang, Sabtu (18/06) akhir pekan kemarin.

Bupati mengatakan pembangunan barak pengungsi itu dilakukan agar pengungsi yang tinggal di posko pengungsian karena kehilangan tempat tinggal segera dipindahkan ke barak pengungsian.

Langkah itu dilakukan untuk mempercepat penanganan pengungsi pasca tersedotnya sejumlah hunian warga oleh air laut dan amblasnya Jembatan Ranowangko Pantai Bolevard Amurang.

Bupati berharap masyarakat korban bencana bersedia untuk dipindahkan ke barak pengungsian yang akan dibangun pemkab Minsel untuk sementara waktu.

Kata FDW lokasi tempat hunian sementara berada di wilayah kepolisian Kelurahan Bitung, persisnya di ruas jalan menuju Desa Kilometer Tiga.

“Bapak/Ibu akan segera disiapkan tempat tinggal sementara, oleh sebab itu bapa/Ibu harus siap untuk tinggal di tempat tersebut. Lokasinya tidak jauh dari sini. Hunian ini bersifat sementara, sambil menunggu lokasi tempat tinggal tetap yang akan disiapkan dan rumahnya dibangun. Jadi sekali lagi pemerintah daerah akan menyiapkan tempat hunian sementara yang berbentuk barak dalam waktu dekat ini. Supaya bapak/ibu bisa nyaman bersama keluarga,” harap Bupati.

Setelah berkunjung ke posko pengungsian, Bupati Minsel Franky Wongkar dan Wakil Bupati Petra Rembang meminta jajaran perangkat daerah dan instansi terkait untuk menyiapkan segala sesuatu terkait rencana pembangunan hunian sementara bagi masyarakat yang kehilangan rumahnya akibat bencana abrasi.

Bupati FDW menegaskan kepada kepala perangkat daerah yang terkait agar bertindak cepat, tepat dan sesuai prosedur untuk melaksanakan segera mungkin pembangunan tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.

Sebelumnya diketahui Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran Forkopimda melakukan rapat koordinasi percepatan penanganan darurat bencana alam yang dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pembangunan barak sebagai hunian sementara bagi masyarakat terdampak.

Apa yang dilakukan Pemkab Minsel Bupati Franky Wongkar dan Wakil Bupati Petra Rembang ini pantas diapresiasi. Ini semua dilakukan pemerintah didapuk duo top eksekutif yang selalu tampil kompak itu semata-mata untuk aksi kemanusiaan. Melakukan upaya-upaya terbaik untuk memastikan keselamatan warga adalah prioritas utama. (dou)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *