AMURANG, SorotanNews.com — Gubernur Sulut Olly Dondokambey menegaskan tidak akan ada reklamasi ulang di lokasi bencana. Hanya saja kata Gubernur pihaknya mendorong pemerintah untuk membangun jalan tembus baru sehingga Jalan Bolevard masih bisa digunakan dan tidak menjadi buntu.
“Kita mendorong pembangunan jembatan jadi dua. Supaya arus lalulintas lebih lancar. Jadi itu target kita,” tegas Gubernur Olly di sela-sela penyerahan bantuan Pemprov Sulut sebesar Rp6 miliar yang diterima langsung Bupati Minsel Franky Wongkar, Senin (11/07) kemarin.
Bantuan sebesar Rp6 miliar itu akan digunakan sebagian untuk pembangunan hunian sementara dan sebagian lagi untuk pembuatan akses jalan relokasi hunian tetap.
“Rp1 miliar untuk pembangunan hunian sementara, Rp5 miliar sebagiannya untuk pembebasan lahan hunian tetap relokasi dan sebagian lagi untuk pembangunan jalan,” rinci Olly.
Gubernur berharap secepatnya para korban bencana ini mendapatkan tempat yang layak bagi mereka untuk tinggal selamanya.
“Nah itu target utama kami,” harapnya.
Selain memastikan para pengungsi untuk mendapatkan tempat hunian yang layak, Gubernur juga mendorong pemerintah pusat untuk menyiapkan jalan tembus baru sehingga Jalan Bolevard tidak lagi menjadi jalan buntu.
“Oh tidak lagi kita izinkan untuk ada pembangunan di sini. Jadi jalan kita ada alternatif lain,” tegas Olly.
Diketahui Gubernur Sulut Olly Dondokambey awalnya tiba di Posko Tanggap Bencana yang terletak di Kelurahan Lewet. Di sana Gubernur menyerahkan simbolis bantuan sebesar Rp 6 miliar yang dilanjutkan dengan penyerahan sembako bagi korban bencana.
Dari Posko Gubernur menuju lokasi hunian sementara yang terletak di perkebunan Palambean untuk melihat langsung progres pembangunan Huntara. Setelah itu Gubernur yang didampingi oleh Bupati, dan Wakil Bupati bersama jajaran Forkompinda memantau langsung kondisi bencana longsor bawa laut di kompleks belakang Siera Amurang.(dou)

Tinggalkan Balasan