oleh

Jika Hasil Penyidikan Mengarah, Kepala Daerah Akan Dipanggil

KOTAMOBAGU — Kasus dugaan korupsi pasar kuliner yang menyeret 2 aparatur sipil negara (ASN) serta suami istri yakni HA, MM, DD dan YS, saat ini terus bergulir di Kejaksaan Negeri Kotamobagu. Informasi yang berhasil diperoleh, pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait dengan proses tender hingga pekerjaan tersebut selesai, terus dilakukan.

Yang menarik, tersiar kabar selain ke empat tersangka yang sudah resmi ditahan, ada kemungkinan akan menyusul para tersangka baru. Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel) Kejari Kotamobagu Meidy Wensen SH, ketika dikonfirmasi mengatakan hal tersebut bisa saja terjadi. “Karena ini masih berproses dalam tahap penyidikan, pemanggilan saksi-saksi masih kami lakukan untuk didengar keterangannya,” ujar Meidy.

Terpisah, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Agus Susandi, SH,MH membenarkan pemanggilan para saksi-saksi tersebut. Lebih lanjut menurut Agus, tidak menutup kemungkinan pimpinan daerah akan juga dipanggil jika dari hasil penggumpulan bahan dan keterangan mengarah ke pimpinan daerah. “Kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi. Namun tergantung dari hasil keterangan para saksi saksi,” kata Agus.

Sakdar diketahui empat tersangka yaitu HA (58) Mantan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi-UKM (Disdagkop UKM) dan saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotamobagu, MM selaku PPK dan pihak ketiga (kontraktor) yaitu pasangan suami istri YS dan DD.

(Ndy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *