AMURANG, SorotanNews.com — Lomba Gerak Jalan antar siswa se-Kabupaten Minahasa Selatan berlangsung meriah, Jumat (11/08) kemarin.

Giat yang dibuka langsung Bupati Minsel Franky Wongkar itu sukses menyedot antusiasme masyarakat umum, pasca dua tahun absen akibat Pandemi Covid-19.

Rute yang ditempuh melewati Jalan Trans Sulawesi dengan garis start di Lapangan Pondang, dan finish di Ruang Terbuka Publik (RTP) Amurang.

Pantauan redaksi ini, semangat peserta lomba begitu tinggi.

Kendati dibawah terik matahari yang menyengat dan jalanan yang berdebu tak membuat gelora kebangsaan mereka memudar.

Semangat nasionalisme yang ditunjukkan peserta lomba itu memantik rasa bangga dari banyak kalangan.

Uniknya lagi ivent yang digelar dalam rangka peringatan HUT-RI ke-78 itu rupanya menyimpan keistimewaan dan kebahagiaan tersendiri bagi sejumlah pihak. Selain kembali merefleksikan semangat kemerdekaan bagi warga yang menyaksikan, para pedagang kuliner pun ketuban berkah.

Para pelaku UMKM yang ramai dijumpai di sepanjang area perlombaan menandakan bahwa kegiatan ini ternyata mampu meningkatkan nilai perekonomian khususnya Kabupaten Minahasa Selatan.

Bupati Minsel Franky Wongkar nampak begitu bersemangat memberi support bagi peserta lomba yang terdiri dari siswa-siswi SD dan SMP se-kabupaten Minsel. Sembari sesekali melaksanakan sesi photo bersama kontingen yang hadir.

Bupati yang hadir bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat utama Pemkab Minsel memberi spirit sebagai gemerasi muda untuk terus meningkatkan semangat kebangsaan dan berbagai kreatifitas untuk mengisi kemerdekaan.

Tidak hanya melalui iven-ivent semacam ini saja, namun setiap hari harus terus belajar mengembangkan diri dan semangat mewujudkan cita-citanya.

Terimakasih atas peran serta semua pihak dalam kegiatan Lomba Gerak Jalan dan Drumband SD dan SMP se-Kabupaten Minahasa Selatan serta Lomba Senam Sicita, terima kasih buat sekolah, gurur-guru, para murid, orang tua murid, Polri dan TNI serta seluruh masyarakat sehingga kegiatan ini boleh berjalan dengan baik,” ungkap Bupati.

Bupati juga menyadari betul kegiatan-kegiatan semacam ini tentu berdampak pada gangguan aktivitas di jalanan, yang menyebabkan kemacetan bagai para pengguna jalan sehingga atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Bupati menyampaikan permohonan maaf.


“Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan/kemacetan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan pada hari ini,” ucap Bupati.

Diketahui rangkaian kegiatan lomba gerak jalan dan drumband ditutup dengan senam sicita antar perangkat kelurahan (*)