AMURANG, SorotanNews.com — Kebersihan jalan menjadi salah satu cermin estetika kota. Apalagi jalan yang banyak dipayungi pohon perindangan. Sampah dedaunan yang jatuh tentu lebih sering ”menghiasai” jalan. Pemkab menyebar 99 petugas untuk menjaga kebersihan jalanan. Apalagi mengingat penanganan dan pengelolaan sampah yang baik menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga keindahan dan kelestarian lingkungan di suatu daerah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Minsel Roi Sumangkut, dalam wawancaranya dengan sejumlah awak media menjelaskan bahwa ada pengelompokan petugas kebersihan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab.

“Dari jumlah 99 personil petugas kebersihan, sudah ada pembagian tugas. Misalnya ada sejumlah personil yang bertanggungjawab untuk mengumpulkan sampah dan sebagiannya bertugas untuk mengangkut dan membuang sampah,” jelasnya.


Sumangkut meminta kerjasama dari seluruh elemen masyarakat untuk mematuhi jam buang sampah serta tidak membuang sampah disembarang tempat.

“Jadilah masyarakat yang cerdas dan peduli lingkungan. Buanglah sampah pada tempatnya dan pada waktu yang tepat. Sebab sebanyak apapun petugas kebersihan yang dikerahkan dalam menangani atau mengatasi sampah, tanpa dibarengi dengan kesadaran masyarakat tentu tidak akan memberikan hasil yang baik,” pintanya.

Menurutnya persoalan sampah itu bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan Karena itu, dia mengajak masyarakat juga ikut peduli dengan kebersihan lingkungan.

”Kami ajak masyarakat menerapkan Lisa Bunga, lihat sampah, ambil, buang pada tempatnya,” bebernya. (*)