MANADO, SorotanNews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara resmi menaikkan nilai subsidi biaya lokal bagi jemaah haji asal Sulawesi Utara. Kebijakan strategis ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, saat menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah Sulut, Wahyudin Ukoli, di Wisma Negara pada Jumat (17/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyetujui usulan kenaikan subsidi yang semula sebesar Rp3,8 juta menjadi Rp5 juta per jemaah. Keputusan ini diambil sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons kenaikan harga avtur dunia yang memicu lonjakan biaya penerbangan maskapai.

Wujud Kepedulian Pemerintah
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa negara harus hadir di tengah masyarakat, terutama untuk mendukung kelancaran ibadah yang menjadi rukun Islam tersebut.
“Kita ingin memastikan bahwa masyarakat Sulawesi Utara tetap dapat menunaikan ibadah haji dengan biaya yang lebih terjangkau, meskipun ada faktor eksternal seperti kenaikan harga avtur,” ujar Gubernur.
Selain kebijakan subsidi, Gubernur juga melontarkan visi besar untuk membangun embarkasi haji mandiri di Sulawesi Utara. Langkah ini dinilai krusial guna meningkatkan efisiensi, kenyamanan, serta kualitas pelayanan bagi jemaah di masa mendatang.
Apresiasi dari Kementerian Haji dan Umrah
Merespons kebijakan tersebut, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulut, Wahyudin Ukoli, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, langkah Gubernur merupakan bentuk keberpihakan nyata terhadap umat.
“Kami menyampaikan penghargaan kepada Bapak Gubernur atas dukungan strategis ini. Ini adalah sinergi yang luar biasa antara pemerintah daerah dan penyelenggara haji demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap Wahyudin.
Di tempat terpisah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sulut, Anna Pangalila, menyatakan kesiapannya untuk segera mengeksekusi arahan Gubernur. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk memastikan realisasi anggaran sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami siap menindaklanjuti arahan ini. Koordinasi teknis akan segera dilakukan agar kebijakan subsidi ini dapat dirasakan manfaatnya oleh para jemaah secepat mungkin,” tegas Anna.
Audiensi ini turut dihadiri oleh jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulut serta para Staf Khusus Gubernur, menandai momentum penguatan kolaborasi instansi vertikal demi kesejahteraan warga Sulawesi Utara. (dou)



Tinggalkan Balasan