AMURANG, SorotanNews.com– APA yang dilakukan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Utara pantas ditiru oleh daerah-daerah lain. Dekranasda Sulut yang dipimpin Ibu Anik Yulius Selvanus Komaling itu telah memiliki galeri untuk memamerkan berbagai kreatifitas dan kerajinan tangan serta produk lokal. Sekaligus sebagai etalase untuk pelaku UMKM dan pegiat ekonomi kreatif. Kantor dan galeri itu diresmikan langsung Gubernur Sulut YSK, Rabu (22/04) siang tadi.

Siang itu, matahari di Manado seolah menjadi saksi bisu transformasi sebuah bangunan bersejarah. Eks rumah dinas Ketua DPRD Sulut yang dulunya kaku dengan nuansa birokrasi, kini bersalin rupa menjadi ruang yang hangat dan penuh warna. Wangi kain tenun baru dan kilau kerajinan tangan khas daerah menyambut setiap tamu yang hadir dalam peresmian gedung yang kini resmi menjadi pusat nadi kreatifitas Bumi Nyiur Melambai.

Langkah strategis Pemerintah Provinsi ini bukan sekadar urusan pindah kantor. Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) dalam arahannya menegaskan bahwa sinergi adalah kunci. Mengubah aset daerah yang “diam” menjadi wadah produktif bagi seniman, pengrajin, dan pelaku UMKM adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah pada ekonomi kerakyatan.

“Ekonomi kreatif adalah sektor yang tangguh karena ia berbasis pada ide dan inovasi, bukan sekadar bergantung pada sumber daya alam yang bisa habis,” ujar Gubernur Yulius dengan nada optimis.

Menangkap Peluang di Mata Turis Dunia

Gubernur tak ingin galeri ini hanya menjadi “pajangan” indah yang sepi pengunjung. Mengingat arus wisatawan mancanegara—terutama dari Tiongkok yang setiap harinya membanjiri Sulut dengan angka ratusan orang—instruksi tegas pun dikeluarkan. Dinas Pariwisata kini memiliki tugas baru: mewajibkan rute wisata singgah di Galeri Dekranasda.

Tujuannya jelas:

  • Interaksi Langsung: Mempertemukan pengrajin lokal dengan pasar global.

  • Nilai Tambah: Memastikan kain tradisional dan kriya lokal tidak hanya dikagumi, tapi juga dibawa pulang sebagai buah tangan yang berkelas.

  • Keberlanjutan: Menjamin adanya perputaran ekonomi bagi pegiat ekonomi kreatif.

Warisan untuk Generasi Muda

Di bawah komando Ibu Anik Yulius Selvanus Komaling, Dekranasda diharapkan tidak hanya menjadi pengelola gedung, tetapi juga menjadi mentor bagi generasi muda. Di tengah gempuran modernisasi, galeri ini berdiri sebagai benteng pelestarian budaya sekaligus laboratorium inovasi.

Dengan pembinaan yang konsisten, sektor ini diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja baru yang membanggakan. Bukan lagi sekadar mencari kerja, tapi menciptakan nilai dari sebuah karya.

Menutup peresmian tersebut, harapan besar digantungkan pada pundak galeri ini. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Sulawesi Utara optimis melangkah maju. Kreativitas kini bukan lagi sekadar hobi, melainkan pilar utama pembangunan ekonomi yang diharapkan membawa kesejahteraan menyeluruh bagi seluruh masyarakat di Bumi Nyiur Melambai. (dou)